Showing posts with label Anak. Show all posts
Showing posts with label Anak. Show all posts

7 May 2016

5 Kiat Terbaru Mengatasi Anak Pemalu

Pada dasarnya sifat pemalu pada anak tidak perlu menjadi masalah. Namun di sisi lain, sifat pemalu yang melekat pada anak yang mengakibatkan potensi anak menjadi terkubur dan tidak berkembang secara optimal seharusnya segera mendapat perhatian.

Jika orangtua dari awal mengetahui sudah mengetahui anaknya pemalu dan ingin mendorongnya agar mampu mengatasi rasa malu itu, sebaiknya dari awal usaha orangtua sudah dilakukan. Tetapi mendorong anak pemalu untuk berani menghadapi dunia luar tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba, karena dibutuhkan usaha yang bertahap.

5 Kiat Terbaru Mengatasi Anak Pemalu


Ada beberapa hal yang dapat dilakukan orangtua untuk membantu mengatasi rasa malu pada anak-anak;
  1. Tidak Membicarakan Sifat Pemalu Anak di Depan Anak
  2. Sebaiknya orangtua tidak mengolok-olok atau membicarakan sifat pemalu anak di depannya, karena anak akan merasa tidak diterima sebagai mana adanya.

  3. Ketahui Kesukaan dan Potensi Anak
  4. Doronglah anak untuk berani melakukan hal tertentu. Misalnya anak suka main mobil-mobilan. Ketika di toko ia ingin mobil-mobilan yang berwarna merah sementara yang tersedia berwarna biru. Maka anak bisa didorong untuk mengatakan pada si penjaga toko, bahwa ia mau mobil-mobilan yang berwarna merah

  5. Rutin Mengajak Anak Untuk Bersosialisai
  6. Misalnya rutin mengajak ke rumah teman, tetangga, kerabat dan bermain di sana. Kunjungan sebaiknya dilakukan pada teman-teman yang berbeda. Ataukah mengundang anak-anak tetangga untuk bermain bersama di rumah

  7. Lakukan Role-Playing
  8. Maksudnya, orangtua dan anak berperan seolah-olah sedang berada di sekolah, berpura-pura berada di atas panggung atau seolah-olah berada di gunung, dan yang terakhir

  9. Jadilah Contoh Yang Baik Buat Anak
  10. Orangtua tidak hanya mendorong anak untuk percaya diri, tetapi juga menjadi model dari perilaku yang percaya diri. Karena anak biasanya belajar dan mengamati dari perilaku orangtuanya sendiri.
Apapun usaha yang dilakukan, sebaiknya orangtua tetap mendampingi dan tidak langsung melepas anak seorang diri. Anak bisa dibiarkan melakukan aktifitas sendiri, jika dirasa percaya dirinya sudah berkembang. Diolah dari berbagai sumber
Read More

10 Tanda Anak Pemalu

Sembunyi di belakang Ummi atau tidak mau beranjak dari pelukan merupakan salah satu contoh sederhana mengenali anak yang pemalu. Pemalu adalah suatu sifat bawaan yang melekat pada anak sejak lahir.

Sebenarnya sifat pemalu itu dapat didefinisikan sebagai suatu kondisi dalam diri seseorang yang sangat peduli dengan penilaian oranglain terhadap dirinya. Dan merasa cemas karena penilaian itu, akibatnya anak pemalu cenderung menarik diri seperti apabila didekati orang dan tidak mau dipegang.

Keadaan ini muncul jika anak diabaikan perkembangannya, dibesarkan di keluarga yang mengasingkan diri dan terlalu dikekang sehingga tidak dapat bersosialisasi. Meskipun demikian, anak pemalu mempunyai daya tarik tersendiri bila melihatnya. Akan timbul keinginan untuk selalu menggoda, buat ia menangis bahkan berupaya menarik perhatian dengan menawarinya kue, permen dan sebagainya.

10 Tanda Anak Pemalu


Untuk itu tanpa mengabaikan pendapat, bahwa pemalu merupakan bawaan lahir atau bukan, maka satu hal yang perlu diperhatikan untuk mengatasinya. Yakni lingkungan memegang peranan penting terhadap sifat pemalu ini tergantung bagaimana usaha orangtua mau mendorong untuk menghadapi dunia luar sehingga anak nantinya menjadi percaya diri.

Tanda atau hal-hal yang biasa dilakukan anak pemalu antara lain;
  1. Menghindari Kontak Mata
  2. Bukan hanya terlihat pada anak-anak saja, sifat malu yang melekat pada orang dewasa juga. Kerap menghindar dari menatap lawan bicara dengan menundukkan pandangannya. Garuk yang tidak gatal, menggambar di tanah dengan kaki atau memandang disegala arah tanpa fokus pada satu titik objek.

  3. Tidak Mau Melakukan Apa-Apa
  4. Maksudnya, susah tuk diarahkan bergabung bermain bersama dengan anak seusianya. Lebih memilih diam ketimbang melakukan apa-apa

  5. Memperlihatkan Perilaku Mengamuk
  6. Masih berkaitan pada point di atas, karena ingin menjauhi kegiatan bermain bersama misalnya, ia pun berusaha keras dengan menunjukkan perilaku mengamuk untuk melepaskan kecemasannya. Jadi mau tidak mau orangtua dipaksa meninggalkan tempat bermain

  7. Tidak Banyak Bicara
  8. Biasanya cukup menjawab seperti "Ya", "tidak", "tidak tahu"

  9. Tidak Mau Mengikuti Kegiatan di Kelas

  10. Tidak Mau Meminta Pertolongan Atau Bertanya Pada Orang Yang Tidak Dikenal

  11. Mengalami Demam Panggung
  12. Pipi memerah, tangan berkeringat, keringat dingin, bibir kering di saat-saat tertentu

  13. Menggunakan Alasan Sakit
  14. Tujuannya agar tidak berhubungan dengan oranglain. Misalnya agar tidak pergi ke sekolah

  15. Mengalami Psikosomatis
  16. Yaitu penyakit yang timbul yang disebabkan oleh kondisi mental atau emosi

  17. Merasa Tidak Ada Yang Menyukai
Selain itu, adanya beberapa situasi baik bagi pemalu maupun tidak, wajar mengalami rasa malu dan dapat diterima. Bertemu dengan orang yang baru saja dikenal, tampil di depan orang banyak maupun saat menghadapi situasi yang baru.

Jadi, pemalu bukanlah sesuatu yang menjadi masalah ataupun perlu dipermasalahkan. Karena bukan merupakan hal yang tidak normal. Bhakan rasa malu itu semestinya patut dipelihara dalam konteks malu dalam hal-hal tertentu. Misalnya malu melakukan tindak kejahatan, asusila, melanggar norma masyarakat dan agama. Untuk apa-apa saja yang dapat orangtua lakukan mengatasi rasa malu pada anak bisa di baca di 5 Kiat Terbaru Mengatasi Anak Pemalu
Read More

12 Feb 2016

Titik Pijat Agar Anak Tidak Ngompol

Assalamu 'Alaikuum! Dino datang lagi menyapa teman-teman. Semoga teman-teman sekalian selalu dalam lindungan yang Maha Kuasa, Sang Penggengam daripada jiwa kita. Aamiin..

Di sini, Dino mau kasi tau lagi sedikit rahasia Dino biar tidak ngompol di ranjang. Kan kasian juga Ummi Bunda, kalau harus terus-terusan nyuci kasur gegara ompol tiap malam. Nah, biar tidak lagi menyusahkan orang di rumah, silahkan disimak baik-baik cara Ummi memijat Dino berikut. Ocee?!

Titik Pijat Agar Anak Tidak Ngompol
Kata Ummi, Dino.. kalau siang jangan sering main lompat-lompatan ya Naak! Sebelum tidur sikat gigi dulu, kakinya di cuci pakai sabun mandi. Lepas itu, kalau mau tidur ingat untuk selalu baca do'a. Ummi sering ingatkan ini, soalnya Dino itu malas sikat gigi dan cuci kaki, apalagi berdo'a sebelum tidur.
Menurut Ummi, bahwa bermain lompat-lompatan itu pengaruhi kantung kencing di dalam perut. Mulanya cairan kencing cuma jalan-jalan saja di dalam perut. Karena sering lompat-lompatan, maka tiba-tiba cairan kencing saling kejar-kejaran di dalam perut menuju kantung kencing. Sehingga yang tadinya pada jam sekian cuma terisi setengah, akhirnya malah terjadi penumpukan pada ruas saluran kantung kencing pada malam hari.

Memang sih, tidak ada penjelasan ilmiah yang mendasari apakah memang ada pengaruh lompat-lompatan dengan seringnya ompol di ranjang. Berhubung ini sekadar penjelasan Ummi biar Dino paham dan tidak banyak tanya lagi. Sekarang, teman-teman silahkan lihat gambar di bawah ini;

Titik Pijat Agar Anak Tidak Ngompol
Mula-mula Dino tidur telentang menghadap Ummi, kemudian Ummi ambil bantal lalu mengganjal pantat Dino. Tujuannya agar posisi pantat lebih tinggi dari perut tempat seringnya terjadi penumpukan air kencing. Kemudian kaki Dino ditekuk 90 derajat ke atas, paha dan lutut jadinya rapat. Supaya nantinya tidak menghalangi proses pemijatan yang dilakukan oleh Ummi.
Posisi kedua kaki bisa juga diluruskan; terserah, selama teman-teman bisa menahan geli dan tidak membuat Ummi ngomel. Mulailah telapak tangan Ummi dikasi minyak gosok atau telon; maksudnya biar licin saat dipijat.
Samar-samar di telinga, Dino dengar Ummi baca basmalah dan shalawat. Karena pijatan ini cuma perantara kesembuhan saja, selanjutnya diserahkan kepada yang di atas. Mau diberi kesembuhan ataupun tidak yang penting kita sudah berusaha. Jadi, tinggal bersabar saja dengan waktu.

Dino lihat, kedua ibu jari Ummi menyentuh kantung kencing di bawah pusar, jaraknya kira-kira selebar telapak tangan Ummi. Tepatnya, dimulai dari tulang 'TITIK' Dino. Lalu kedua ibu jarinya menekan dengan pelan sambil mendorongnya naik ke atas sampai pas berada di bawah pusar. Dorongan pertama, Dino langsung berdiri saking gelinya teman-teman.

Dorongan kedua ibu jari, dilakukan satu arah secara berulang-ulang disertai nyanyian-nyanyian merdu diselingi shalawat yang keluar dari mulut Ummi.

Ummi memijat perut Dino pada malam hari sebelum bobok, dua malam berturut-turut. Dan alhamdulillah durasi ompolnya dapat diatasi. Dino juga heran, kenapa bisa begitu, tapi coba saja. Dino doakan semoga berhasil tips dari Dino ini. Wassalaam!
Read More

23 Jan 2016

Dongeng Si Bungsu dan Putri Raja Bag. 3

Cerita sebelumnya Dongeng Si Bungsu dan Putri Raja Bag. 2 Deburan ombak saling kejar mengejar sesekali memeluk sesosok tubuh yang tergeletak diam tak berdaya di tepi pantai. Wajah tampan nan pucat dengan luka menyentuh pasir, berambut panjang sepunggung; berpakaian berwarna krem dipadukan celana cungkring hitam kecoklat-coklatan yang begitu sepadan dengan warna kulit.

Tangan sebelah kirinya masih menggenggam sepasang belati, seolah-olah tak ingin melepaskan. Sedangkan dibalik baju yang dikenakan, ada semacam rantai perak mengkilap bila diterpa sinar matahari pagi.

Di dekat tubuh orang itu tlah berdiri seorang Nenek tua. Penampilannya cukup sederhana, tidak ada yang nampak mencolok dari diri nenek ini. Meskipun berusia sekitar 73 tahun, ternyata ia mampu membawa tubuh sang pemuda dengan rangkaian-rangkaian dahan kayu yang dirakit terlebih dahulu. Mungkin karena ia hidup sendiri di tengah hutan, membuatnya tangguh dibandingkan dengan nenek-nenek seusianya.

Dongeng Si Bungsu dan Putri Raja Bag.3

Dua hari lamanya Si Bungsu tidak sadarkan diri. Dengan sisa-sia tenaga yang ada, ia berusaha bangkit dari pembaringan dan mencoba melangkah keluar untuk menghirup udara segar. Saat itu matanya tertuju pada seorang nenek tua yang sedang meniup tungku di dapur.

Suasana sekitar gubuk tempat tinggal nenek tua membuat Si Bungsu merasa begitu nyaman. Kicauan burung yang hinggap di dahan, pepohonan nan rimbun hingga binatang-binatang hutan yang sesekali melintas. Mengingatkan ia akan kesejukan suasana desa dan ayahanda tercinta yang ditinggalkannya beberapa tahun silam.
Waktu terus berlalu, siang berganti malam; malam berganti pagi. Tak terasa sudah hampir lima purnama Si Bungsu tinggal bersama si nenek tua mengumpulkan kayu bakar untuk selanjutnya di jual ke kota raja. Sehingga bagi si nenek tua, Si Bungsu sudah dianggapnya sebagai cucu sendiri.
Pagi itu, hanya si nenek tua saja yang berangkat ke kota raja, segala keperluan termasuk perbekalan selama perjalanan sudah dimasukkan ke dalam keranjang yang terbuat dari anyaman bambu. Sedangkan Si Bungsu, seperti pada hari-hari sebelumnnya masuk ke tengah hutan mencari kayu bakar.

Si Bungsu semakin jauh masuk ke tengah hutan, satu persatu dahan kayu kering dipunguti lalu dikumpulkan di satu tempat. Tujuannya agar memudahkan ia memperkirakan seberapa banyak kayu yang bisa dibawa pulang nantinya. Bila ditumpuk sekaligus, dikhawatirkan sisa kayu bakar yang tidak bisa dibawa pulang bakalan diguyur hujan; Pikirnya.

Di tengah Si Bungsu beristirahat; samar-samar di telinganya mendengar seseorang berteriak minta tolong. Si Bungsu pun segera beranjak kemudian menyelidiki dari mana gerangan suara yang meminta tolong tersebut berasal.

Dedaunan beterbangan, sekelebat bayangan hitam besar melewati selah-selah atas pepohonan. Memang tidak nampak jelas, dikarenakan lebatnya belantara rimba membuat Si Bungsu mengikuti dari jejak-jejak yang ditinggalkannya saja.

Sementara itu di Kota Raja,

Seperti halnya pasar pada umumnya, berbagai jenis barang dagangan diperjual belikan. Si Nenek tua bersiap-siap tuk kembali pulang, tetapi sebelumnya ia mampir dulu membeli kebutuhan untuk dua hari kedepan setelah memperoleh hasil dari menjual kayu bakar dan jamur yang ia kumpulkan juga di hutan. Dan tak jauh dari tempat si nenek tua, muncullah pasukan kerajaan.
1 2
Read More

14 Jan 2016

Dongeng Si Bungsu dan Putri Raja Bag. 2

Cerita sebelumnya Si Bungsu dan Putri Raja Bag. 1. Malam itu, semua perompak hanyut dalam gelak tawa rayakan keberhasilan jarahannya. Sementara gemuruh gelombang tak henti-hentinya perdengarkan kelakar gelitik karang. Baru kali pertama Si Bungsu bersama dengan orang-orang yang berbeda jauh, dari watak penduduk yang selama ini ditemuinya saat masih berada di desa dulu.

"Ha.. ha.. ha.. kesini Bungsu,"

"Saudara-saudaraku sekalian! ini Si Bungsu, pemuda yang kita tangkap tempo hari. Tetapi mulai sekarang, ia tlah menjadi salah satu keluarga besar kita, ha.. ha.. ha.."
Malam kian meninggi, geladak kapal yang menjadi tempat berpesta pora sudah seperti kapal pecah. Ada yang teriak-teriak tak karuan, ada pula yang hanya diam di tempat mengoceh sendiri. Tetapi ternyata bukan anggota perompak saja, pemimpin mereka yang berperawakan tinggi kekar dengan beberapa tato simbol-simbol aneh yang memenuhi batang lehernya mengalami hal serupa.
Dongeng Si Bungsu dan Putri Raja Bag.2

Sambil berjalan sempoyongan, pemimpin perompak mendekati lalu merangkul pundak Si Bungsu. Aroma minuman keras menyengat hidung Si Bungsu, membuat ia agak risih dibuatnya. Kemudian dengan suara sedikit berbisik dan terbata-bata, pemimpin perompak itupun berkata;

"Kamu mau lihat kehebatan saya Bungsu?" Gelas minuman yang terbuat dari potongan bambu dibanting setelah melepaskan rangkulannya di pundak Si Bungsu.

Dengan suara lantang, pemimpin perompak berseru sampai-sampai tawanan dalam kerangkeng satu persatu berdiri,

"Aku! Sebagai penguasa di perairan ini, akan menunjukkan, bahwa akulah penguasa yang patut kalian hormati. Tiap desa yang kudatangi, pasti kan takluk di tanganku" Ujar pemimpin perompak dengan suara bergetar dan penuh kebanggaan.

"Kedua benda inilah yang membantuku!" Bersamaan dengan itu, muncullah empat buah benda dari balik pakaian si pemimpin perompak.

Sepasang benda pertama berbentuk rantai. Masing-masing memiliki panjang kira-kira satu setengah rentangan tangan orang dewasa. Sebesar jari kelingking yang ujungnya seperti anak panah. Dan yang satunya lagi adalah sepasang belati terbang. Gagangnya terbungkus dari kulit ular. Ketika melayang, belati terbang mengeluarkan aroma anyir darah. Senjata-senjata tersebut mengitari tubuh si pemimpin perompak. Siapapun yang melihatnya akan takjub tanpa terkecuali, termasuk Si Bungsu sendiri.

Si Bungsu jadi teringat dengan cambuk terbang yang disamarkan menyerupai ikat pinggang. Belum sempat bayangan angan-angan Si Bungsu mengingat kembali kejadian itu. Sepasang rantai terbang, senjata andalan pemimpin perompak menyeret lalu mengangkat dirinya. Belum lagi belati terbang tak mau bergeser dari ubun-ubun Si Bungsu. Si Bungsu hanya bisa pasrah menahan rasa sakit.

Bagaimana tidak, rantai sebesar jari kelingking melilit kedua pergelangan kakinya begitu ketat. Sedangkan, si empunya rantai malah tertawa terbahak-bahak menikmati pertunjukkan yang baru saja ia mulai.
1 2
Read More

10 Jan 2016

Cara Mengatasi Tulisan Anak Yang Jelek

Assalamu 'Alaikum teman-temaan! Sudah baca belum, cerita Dino tentang bagaimana mengikuti lomba mewarnai gambar? tidak apa-apa kalau memang belum baca. Cuma mau berbagi sedikit cara agar tulisan anak seumuran kita itu tidak jelek, maksudnya susah dibaca! Ummi sedang terapkan cara ini ke Dino, biar teman-teman juga tau sekalian sama-sama belajar nulis.

Menelusuri penyebab tulisan jelek pada anak, memang bukan pekerjaan yang mudah. Orangtua harus menelusuri satu per satu, ada tidak, masalah pada motoriknya, atau ada tidak masalah pada emosinya. Untuk masalah emosi, bisa kita gali dengan cara sharing bersama anak. [Foto/Google search]

Cara Mengatasi Tulisan Anak Yang Jelek

Adapun langkah-langkah yang dapat ditempuh untuk mengurangi tulisan anak yang susah dibaca antara lain:
  • Jika tulisan miring atau tidak beraturan. Posisikan kertas tegak lurus di depan anak. Bubuhkan garis vertikal di kertas dan contoh tulisan yang diinginkan. Arahkan agar anak menyalin tulisan tegak lurus mengikuti garis dan contoh tulisan yang ada.

  • Huruf dan spasi terlalu rapat, saling menindih atau renggang. Beri contoh tulisan dengan jarak huruf dan spasi yang wajar. Minta anak menyalin kalimat per kalimat dan segera koreksi jika ada salah.

  • Tulisan terlalu besar atau kecil dan keluar garis. Sediakan kertas bergaris tiga untuk menulis halus. Minta anak menggambar lingkaran kecil di tengah garis dengan ukuran pas tanpa keluar dari garis. Setelah mampu, ajari anak menulis huruf per huruf dan beritahu di mana posisi huruf seharusnya. Setelah itu, buatlah kalimat dan minta anak untuk menyalin sesuai contoh. Gunakan terus kertas bergaris tiga sampai anak terlatih sebelum memutuskan belajar menulis di kertas bergaris tunggal.

  • Tulisan terlalu ditekan atau lemah seperti benang. Lakukan latihan berulang kali hingga tulisan tak menembus dan anak mampu mengukur tekanan yang tepat. Jika masih ditekan, selipkan tisu ke telapak tangan yang digunakan untuk menulis. Insha Allah tekanan akan berkurang.

  • Untuk tulisan yang lemah, ganti pensil yang keras dengan pensil yang lunak seperti pensil 2B. Latihlah anak sampai tercapai tekanan yang diharapkan.
Cara di atas sepertinya susah; Tapi kata ummi..jangan dilihat dari caranya.. lihatlah bagaimana kita mau berusaha biar tulisan kita mudah dibaca.. begitu teman-teman!
Read More

9 Jan 2016

Tips Terbaru Mengikuti Lomba Mewarnai Gambar Untuk Anak

Holla teman-teman! Jumpa lagi dengan Dino, tetapi sebelumnya dino mohon maaf karena belum bisa buatkan pesawat UFO mainan dari kertas yang bisa diterbangkan seperti Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas yang fenomenal itu.

Lomba    Mewarnai
Kali ini Dino mau sampaikan sedikit rahasia lomba mewarnai gambar bagi teman-teman yang ingin ikut lomba. Tapi ingat, harus selalu nurut apa kata ummi ya! jangan nakal, kalau mau makan cuci tangan dulu, lalu baca basmalah.. Dan oranglain jangan sampai tau.. kalau rahasia ini datangnya dari Dino'.
Kebetulan pernah diberi kesempatan oleh Bu Ustad yang perlombaannya diadakan di Pasantren Puteri di kampung. Pesertanya banyak teman-teman! kalau tidak salah dibagi atas tiga kategori. Ada perwakilan dari TPA al-Qur'an ini.. perwakilan dari kelas nol besar itu.. Nah, Dino masuk dikategori umum; Alhamdulillah, dapat sertifikat partisipasinya saja (Harapan III) he.. he.. he..

Tips Terbaru Mengikuti Lomba Mewarnai Gambar Untuk Anak
Itulah mengapa, sebelum mengikuti lomba ada hal-hal yang perlu diperhatikan. Dan berhubung ini adalah tips terbaru, jadi dino hanya menambahkan serta melengkapi tips-tips yang ada di luar sana.
Disimak baik-baik ya!

Teman-teman terlebih dahulu harus mampu membedakan; mana warna hijau, merah, kuning, biru, hitam, cokelat. Karena sewaktu mulai mewarnai gambar, dino sama sekali tidak bisa membedakan antara warna hijau dan warna biru.

Selanjutnya, warna-warna ini biasanya melekat/ada di benda apa saja. Misalkan, gambar yang akan diwarnai adalah gambar pemandangan alam. Ada pohon, rumput, gunung, bebatuan dan awang/langit. Batang, ranting/dahan pohon diberi warna cokelat. Sedang daun kita beri warna hijau, begini maksudnya Dino'.. sudah paham kan?

Kenali bentuk benda yang diberi warna. Sampai di mana batas-garis benda tersebut. Upayakan ketika mulai memasukkan warna, warna tidak melebar jauh atau keluar dari bentuk benda yang dimaksudkan. Sehingga terjadi tumpang tindih pewarnaan benda-benda yang belum diwarnai.

Seandainya ummi lupa mengajarkan cara pencampuran warna, mengingat waktu yang ditentukan panitia sekitar satu setengah jam sampai dengan dua jam. Maka, teman-teman lakukan ujicoba sendiri di kertas lain. Contoh warna merah dicampur dengan warna kuning, menghasilkan warna apa (= oranye).

Penilaian lomba mewarnai gambar buat anak-anak seumuran kita ya teman-teman, pada dasarnya tidak melihat bagaimana kombinasi-perpaduan warna yang dimasukkan pada gambar sehingga terlihat menarik. Melainkan, ketepatan/kesesuaian penempatan warna pada gambar yang diwarnai.

Masak gambar daun diberi warna cokelat atau hitam. Beda lagi jikalau seorang pujangga yang buat, jangankan daun; langit bisa saja ia warnai memakai warna merah. Tetapi jangan dikritik, karena jawabannya bisa-bisa sampai menembus tujuh lapis langit dan bumi. Sudah dulu.. ngantuk Zzz..!
Read More

11 Sept 2015

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Holla teman - teman! perkenalkan, nama saya Dini eits.. maksudnya Dino. Saya ingin berbagi sedikit pengalaman bagaimana cara membuat robot sekaligus pesawat ruang angkasa mainan sederhana yang terbuat dari kertas alias origami robot pesawat. Robot dari kertas ini cara bikinnya cukup mudah, apalagi sebelas-dua-belas dengan Robot Voltron, Gundam, Autobot-Transformers ataupun robot milik Hiro Yamada di pilem 6 pahlawan besar #Kalau diliat dari jauh, he.. he.. he..

Eeeii.. yang ingusnya meleleh sampai di bibir dilap dulu ya! biar konsen. Jadi, sebelum Dino lanjutkan.. yang jauh tolong mendekat, yang dekat tolong merapat. Dan lepas baca ini, teman - teman silahkan kunjungi juga blog Kak +Nove Hasanah, beliau banyak buat mainan origami dan kreasi mainan yang bahan dasar pembuatannya diambil dari benda-benda di sekeliling kita teman-teman! Ada bebep, ada itip, kodop, ada hamsah dan lain-lain.

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Bagaimana! Sudah ada selembar kertas Folio, F4 atau 2 lembar kertas tulis bergarisnya blum? Nah, Kalau sudah ada perhatikan tahap demi tahap cara pembuatannya ya!

Potongan Kertas Pertama

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Kertas dipotong menjadi 3 bahagian dengan lebar kira-kira 8cm (relatif) seperti pada gambar paling pertama di atas. Potongan pertama dilipat membentuk segitiga ke kiri-ke kanan hingga terbentuk pola bekas dari lipatan kertas 'X'. Sisi kiri dan kanan didorong ke tengah menggunakan jari telunjuk sambil ibu jari menekan ke bawah. Selanjutnya, lihat hasil yang ditunjuk oleh tanda panah berwarna merah.

Jika sudah selesai, buat lagi di bagian ujung satunya; Sudah selesai teman-teman? Maka, atas-bawah potongan kertas pertama tlah mempunyai 2 buah segitiga (liat gambar di atas, paling kiri). Setelah itu, pada kedua sisi bagian belakang kertas dilipat ke tengah; pinggir kertas tidak rapat (dikasi sedikit jarak). Kembali pada bagian depan, salah satu segitiganya dilipat. Untuk lebih jelas, perhatikan hasil (=).

Potongan Kertas Kedua

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Tidak usah diijelaskan ya teman-teman! sama juga dengan potongan kertas pertama. Hanya, potongan kertas kedua lipatan kertas bagian belakang dirapatkan dan ujung segitiganya cukup sampai seperti gambar di atas saja. Oce!?

Potongan Kertas Ke-Tiga

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Liat gambarnya saja ya teman-teman.. itu, cara buat pesawat kertas. Sengaja diberi warna agar lipatan gampang diikuti. Kapan-kapan saya akan kasi tau bagaimana cara buat pesawat UFO 'Alien' simpel yang bisa terbang. Tapi, kalo yang di atas blum bisa diterbangkan, karena lipatannya berat!

Memulai Merakit Robot

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Hasil potongan kertas pertama digabungkan dengan hasil potongan kertas kedua membentuk palang atau tanda tambah (perhatikan perubahan gambar dari kiri-kekanan). Tekuk ke atas ujung hasil potongan kertas pertama sesuai dengan tinggi/lebar dari kertas kedua. Selipkan/masukkan kedua segitiga kecil di antara segitiga yang ditekuk ke atas sampai segitiga yang ditekuk itu ketemu dengan ujung satunya, lalu rapatkan.

Penggabungan antara potongan kertas pertama dan kedua selesai. Sekarang, hasil dari potongan kertas ketiga yang akan disatukan dan ini merupakan tahap akhir. Simak baik-baik gambar di bawah;

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Coba tebak teman-teman.. Kalo kita masukkan ujung runcing kertas yang berwarna merah pada gambar pertama (kiri) akan jadi apa.. sedangkan kalo kita putar ujung runcingnya ke bawah (180) akan jadi apa hayo!

Cara Buat Robot Sekaligus Pesawat Ruang Angkasa Mainan Dari Kertas

Benar skali! Yang sebelah kiri adalah Robot dan yang satunya lagi adalah Pesawat Ruang Angkasa. Selanjutnya, tinggal dikasi warna. Memang, anak-anak Indonesia itu pintar-pintar. Oiyya..Hari Anak Nasional sudah lewat ya.. , yang penting jangan sampai lupa dengan teman-teman kita yang ada di Papua, Tolikara sana. Karna mereka Anak Indonesia juga. Inga'-inga' Hitam kulit.. Keriting Rambut.. Aku Papua..
Read More

5 Sept 2015

Dongeng Sebelum Tidur : Si Bungsu dan Putri Raja

Dikisahkan pada jaman dahulu kala di sebuah desa, hiduplah sebuah keluarga kecil yang terdiri dari seorang Ayah dengan tiga orang putra.
Suatu hari yang cerah,

"Sudah waktunya kalian untuk mencari jalan hidup kalian masing-masing. Engkau Sulung cita-citamu apa" Kata Sang Ayah kepada putranya yang pertama. "Ayahanda, Saya ingin menjadi saudagar kaya raya di kampung kita!" "Kamu.." "Saya berkeinginan menjadi tuan tanah, sehingga Ayahanda tak perlu lagi bersusah payah menggarap lahan milik tetangga" Sambung putranya yang kedua. "Nak.. kalau kamu Cita-citamu apa?"

Dongeng Sebelum Tidur : Si Bungsu dan Putri Raja

Si Bungsu dengan suara pelan menjawab, "Ayah, sebenarnya cita-citaku tak seperti kedua Kakak saya, dari dulu sampai sekarang saya selalu ikut kemana ayah pergi. Berkebun, mengumpulkan kayu bakar di hutan untuk kita jual ke rumah-rumah, mencari ikan.. Ayah tahukan, Saya tidak memiliki keahlian apapun bila dibandingkan kakak-kakak saya. Tanpa sepengetahuan ayahanda, saya sering mengembalakan domba di desa sebelah. Ini Ananda lakukan demi memenuhi kekurangan kebutuhan sehari-hari keluarga kita"

"Ayah.." Bungsu sejenak menghentikan ucapannya. "Saya ingin mempersunting seorang putri raja!" Jawab Si Bungsu dengan tenang.

"Ha.. ha.. ha.. ada-ada saja kamu Bungsu.." Tawa kedua kakak bungsu secara bersamaan.
Malam tlah berganti pagi, suara kokok ayam jantan bangunkan Bungsu dari tidur. Di bilik kamar yang hanya berukuran tiga kali dua setengah meter, Bungsu mulai mempersiapkan diri. Dan perbekalan untuk perjalanan nantinya yang dibawa hanya seadanya saja. Ini merupakan kebiasaan turun temurun yang diwariskan sejak Si Bungsu belum lahir; Merantau
Dalam tulisan ini, kita akan mengikuti perjalanan Si Bungsu.

Setelah berpamitan, Si bungsu mulai melangkahkan kaki meninggalkan kampung halamannya. Bungsu hanya bisa menghela napas dalam-dalam, kemana kaki melangkah disitulah tujuannya.
1 2 3
Read More

20 Aug 2015

Tips Agar Tulisan Anak Rapi

Tips Agar Tulisan Anak Rapi

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Agar tulisan buah hati Anda tidak jelek Anda dapat melakukan - Tips Agar Tulisan Anak Rapi, berikut: [Foto/Google search]
  • Bimbing dan dampingi anak saat keterampilan menulis mulai dibentuk

  • Jika anak melakukan kesalahan, perbaiki segera

  • Analisa dengann tepat problem anak. Mungkin anak sudah mampu mengeja dengan baik, tapi tidak mampu mengikuti kecepatan si pendikte, sehingga tulisannya buruk dan tak terbaca

  • Pasang contoh tulisan yang benar di meja anak sehingga ia bisa membandingkan dan mengoreksi kesalahannya.

  • Latihan berulang kali. Tapi, latihan tetap ada batasnya, karena latihan ekstra pun tak terbukti dapat memperbaiki tulisan anak.

  • Lakukan aktifitas pendukung untuk melatih koordinasi dan keterampilan sensor motorik, seperti menggunting, menempel, tracing (menelusuri titik atau garis), mewarnai, finger painting (melukis dengan jari).
Semoga bermanfaat ya Kakaak..! hehehe..SMILE..
Read More

Bagaimana Cara Mengatasi Tulisan Anak Yang Terlihat Jelek

Cara Mengatasi Tulisan Anak Yang Jelek

Cara Mengatasi Tulisan Yang Jelek - Menelusuri penyebab tulisan jelek pada anak, memang bukan pekerjaan yang mudah. Orangtua harus menelusuri satu per satu, ada tidak, masalah pada motoriknya, atau ada tidak masalah pada emosinya. Untuk masalah emosi, bisa kita gali dengan cara sharing bersama anak. [Foto/Google search]

Adapun yang dapat Anda tempuh antara lain:
  • Jika tulisan miring atau tidak beraturan. Posisikan kertas tegak lurus di depan anak. Bubuhkan garis vertikal di kertas dan contoh tulisan yang diinginkan. Arahkan agar anak menyalin tulisan tegak lurus mengikuti garis dan contoh tulisan yang ada.

  • Huruf dan spasi terlalu rapat, saling menindih atau renggang. Beri contoh tulisan dengan jarak huruf dan spasi yang wajar. Minta anak menyalin kalimat per kalimat dan segera koreksi jika ada salah.

  • Tulisan terlalu besar atau kecil dan keluar garis. Sediakan kertas bergaris tiga untuk menulis halus. Minta anak menggambar lingkaran kecil di tengah garis dengan ukuran pas tanpa keluar dari garis. Setelah mampu, ajari anak menulis huruf per huruf dan beritahu di mana posisi huruf seharusnya. Setelah itu, buatlah kalimat dan minta anak untuk menyalin sesuai contoh. Gunakan terus kertas bergaris tiga sampai anak terlatih sebelum memutuskan belajar menulis di kertas bergaris tunggal.

  • Tulisan terlalu ditekan atau lemah seperti benang. Lakukan latihan berulang kali hingga tulisan tak menembus dan anak mampu mengukur tekanan yang tepat. Jika masih ditekan, selipkan tisu ke telapak tangan yang digunakan untuk menulis. Insha Allah tekanan akan berkurang.

  • Untuk tulisan yang lemah, ganti pensil yang keras dengan pensil yang lunak seperti pensil 2B. Latihlah anak sampai tercapai tekanan yang diharapkan.
Semoga bermanfaat ya Kakaak..! hehehe..SMILE..
Read More

6 Jul 2015

Cerita Lucu Si Anak Cadel

Cerita Lucu Si Anak CadelIni kisah seorang anak yang cadel. Ia sangat ingin membeli nasi goreng yang sering mangkal di dekat rumahnya. Si Cadel pun memanggil penjual nasi goreng, Selanjutnya dengan suara sedikit berteriak ia memanggil abang penjual nasi goreng, "Bang..! Beli nasi golengnya satu." Kata Si Abang penjual nasi goreng, "Apa kamu ngeledek ya?" Gak bang..saya gak ngeledek abang, tapi saya ingin beli nasi goleng" ujar si anak. [Foto/Google search]

Si abang, "Oh.. kamu mau beli nasi goleng" sambil ditertawakan oleh pembeli lain dan kemudian si anakpun beranjak pulang dengan kesal.

Sampai di rumah, ia berlatih keras mengucapkan kata 'nasi goreng', agar ia tidak ditertawakan, hingga akhirnya ia berhasil mengucapkan kata 'NASI GORENG' dengan baik. Dengan perasaan sangat bangga dan penuh rasa percaya diri, Si cadelpun ingin menunjukkannya, bahwa ia bisa mengucapkkan pesanannya dengan baik.

"Bang..!, saya mau beli nasi goreng, bungkus..!!"

Dan si abang bilang, "Oh pake apa?" Si cadel pun bilang pake, "telol" Sambil sedih

Akhirnya ia kembali berlatih untuk mengucapkan kata "telor" sampai benar. Lalu ia kembali ke pangkalan.

"Bang, beli NASI GORENG, pake TELOR.. bungkus..!"

Kemudian Abang menjawabnya, "Telornya didadar apa diceplok"

Si cadel bilang, "Dadal..!". Dengan spontan ia kembali berlatih lidah dengan keras. Dia yakin mampu memesan dengan tanpa tertawaan dan si cadel kembali memesan nasi goreng, pake telor dan di dadar.

Dan si Abang bilang, "Hebat kamu Del, udak gak cadel lagi nich, harganya Rp.9.500 del.."

Dan si cadel menyerahkan uang sebesar Rp.10.000 kepada si abang, namun si abang tidak memberikan kembalian hingga si cadel bertanya..

"Bang, kembaliannya..!"

Kata si Abang "Oh iya.. uang kamu Rp.10.000, harganya Rp.9.500, kembaliannya berapa Del..!?" Sambil tersenyum ngeledek. Si cadel gugup juga untuk menjawabnya, tapi akhirnya dia menjawab..

"GOPEK..!"
Read More

5 Jul 2015

Perbedaan Istilah Anak Jenius dan Anak Berbakat

Perbedaan Istilah Anak Jenius dan Anak BerbakatAnak berbakat bisa dicetak dengan mengembangkan aspek komitmen tugas dan kreatifitasnya. Jadi anak pintar memang asyik, misalnya menjadi langganan peringkat satu. Masuk kelas ekselerasi atau juara lomba sains dan olimpiade fisika. Kita biasa menyebutnya sebagai jenius. Tapi, dalam psikologi dan dunia pendidikan, mereka dipanggil anak berbakat alias gifted child. [Foto/Google search]

Istilah jenius bagi anak terlalu berlebihan. Jenius berarti ia berhasil menciptakan karya yang diakui manusia, seperti Einstein. Yang jelas, anak jenius itu adalah anak berbakat. Tapi anak berbakat belum tentu jenius. Jadi, akan lebih aman jika kita memakai istilah anak berbakat.

Lantas, anak berbakat itu seperti apa?. Secara umum orang akan menggunakan parameter IQ. Tapi, itu aturan lama. Menurut psikologi pendidikan Prof Joe Renzulli, seseorang dikatakan berbakat jika punya nilai di atas standar pada tiga macam karakteristik. Yaitu kemampuan umum, komitmen tugas dan kreatifitas.

Yang dimaksud dengan kemampuan umum di sini adalah daya tangkap, kemampuan numerik (matematika) dan wawasan. Hal ini bisa langsung diketahui melalui nilai IQ. Di Indonesia, nilai IQ minimum untuk masuk kelas ekselerasi adalah 125.

Sedang yang dimaksud dengan komitmen tugas adalah perasaan senang saat menyelesaikan suatu pekerjaan. Ini biasanya kelihatan dari perjuangan, kerja keras dan keuletan. Singkatnya, pantang menyerah. Selain itu, suka tantangan, mandiri dan tidak takut mengambil resiko yang juga merupakan salah satu ciri anak berbakat.
Read More

27 Feb 2015

Dongeng Cucu Raksasa

Dongeng Cucu Raksasa - al-Kisah diceritakan; Pada jaman dahulu kala, di sebuah kampung nan jauh dari belantara peradaban manusia kala itu; hiduplah sekumpulan remaja yang kesehariannya tak lepas dari perilaku jahiliyah. Istilah yang sudah jarang lagi terpakai atau mungkin saja tak dilirik sama sekali. Namun, memegang teguh rasa malu serta semangat kebersamaan yang tinggi.
Bila dibandingkan, di era platinum yang katanya dipenuhi oleh insan-insan intelektual. Di mana, kebanyakan orang-orang begitu mudah menyamarkan dialektika bahasa dan lebih mengedepankan ke-AKU-an diri (selfie moment). Bahkan, adapula yang secara terang-terangan, mencoreng harga diri wajah perikemanusiaan demi raga-raga kotor perusak generasi. Kembalikan saja semua!; Di Matanya, Kami bukanlah orang hebat.. Padahal kami punya Do'a yang senantiasa menjadi perisai ~ senjata kami..
Memang, tak berbeda jauh dengan lingkaran kehidupan para Remaja tersebut di atas. Hanya saja, tingkah laku yang diperlihatkan riil tanpa embel-embel kemunafikan (lugu). Kendati, pundi-pundi emas dikumpulkan tiap harinya.


DongenG    Cucu    RaksasA
Siang mengais kulit, ditemani sentuhan lembut semilir angin terbangkan serbuk bunga. Nampak sesosok remaja duduk bersandar menyendiri, meringis kesakitan di atas bangku kayu. Sembari sesekali menatap nanar dedaunan yang berguguran, tanpa pedulikan lalu lalang kendaraan di depannya. Dan suara yang terdengar dari mulut remaja berumur belasan tahunan tersebut, seperti desis ular yang siap mencumbui mangsanya.

"Amboii.. gerangan apakah ini?!"


Dongeng Cucu Raksasa

Tubuh yang disesaki oleh jejak torehan-torehan jarum design artist Si Pittore yang membalut hampir sekujur tubuh; memelihara seekor mozaik abstrak cicak, tapi lebih mirip anak al-Dinosaurus menggelayut mesra di tangan sebelah kiri.

Rambut sebahu, dengan vokal lantang membahana memecah keheningan malam. Tatkala menghadapi lawan main di lapangan futsal. Pun raganya yang merupakan tempat menggali cagar budaya alam terpendam Sang Arkeologi ini, lagi dirundung sedih. Sedih, bukan karena Sang Ibunda tercinta lebih mencari sendok ketimbang dia. Tapi sepertinya, ada sesuatu hil yang mustahal yang begitu berat untuk ia utarakan.

“Tolong, tambahkan lagi M3nya!”.

Hanya berbekal kain kasa dengan kapas seadanya; anak al-Dinosaurus dimandikan menggunakan soda api. Perih terlihat dari raut wajahnya; mata kian memerah, muka pucat, dan senyap mencoba menyembunyikan tetesan embun. Tak tega juga melihat penderitaan yang dia alami. Namun, ia terus saja memaksa.

“Inikan, baru beberapa hari lalu buatnya.. kenapa tiba-tiba mau dihapus Van?”.

“Pelan-pelaan..!”. Serunya dengan muka kecut sambil menahan rasa sakit.

“Yang ini belum..”. Sambungnya.

Cukup lama juga satu dua tiga, terjepit di selah jari bertuliskan Ivan yang nyaris menyentuh kulitnya. Lalu dengan sigap ditarik dalam-dalam, ditahan kemudian dihembuskan, membentuk lingkaran-lingkaran.

Bersamaan dengan itu pula, muncullah Paman Dolik dengan membawa Teh Jamaika, "???, iya, ada apa sebenarnya Van?".
Wajah yang sedari tadi tertunduk lesu dan tak mempunyai gairah sama sekali ini, mengangkat dagunya lalu tertunduk lagi dan berujar dengan nada pelan,: Ketiperi minta anak kadal ini dihilangkan.. katanya geli liat ini.. taukan, saya lagi suka dengan Ketiperi. Untung cuma ini saja.. Coba, kalau minta dibuatkan Masjid dengan seribu menara dalam semalam?!
Oo.. Ternyata ia sedang jatuh cinta! Alhamdulillah, ia masih memiliki seonggok daging yang berfungsi dengan normal. Ha..ha..ha..

"Koin Untuk Tony Abbott, Perdana Menteri Australia"

Read More

21 Feb 2015

Tanda Anak Pemberani

Nak.. Usap Air Matamu.. Bagaimana Bisa Kujelaskan Rasa Takut Yang Kau Rasakan?.. Karena Kau Dilahirkan Ke Dunia Yang Kejam Ini.. Dimana Manusia Membunuh Sesamanya, Namun Tak Ada Yang Tahu Sebabnya.. Kau Harus Tunjukkan Jalan.. Menuju Hari Yang Lebih Baik Bagi Generasi Penerusmu. " When The Children Cry ~ White Lion" | Tanda Anak Pemberani.
Mereka terlahir di tengah kepungan dinding belantara konflik berkepanjangan, hingga dekatnya gerbang sangkakala ditiupkan. Tak berharap dunnya berikan secercah asa.. tak berharap setimpuk ketapel mampu mengurai. Namun, hasrat meminang asa hujamkan kerinduan.. [Foto/Google search]


Tanda Anak Pemberani

Berinteraksi dengan dunia anak mungkin tanpa disadari, sesungguhnya dapat memberikan kita sebuah pelajaran tersendiri. Ekspresi senangnya, sedihnya, marahnya, dituangkan lewat bahasa tubuh tanpa dibungkus "Topeng" yang kadangkala tidak dipahami oleh orangtua. Menit ini ia bertengkar dengan temannya; beberapa detik kemudian, iapun berbaikan kembali.

Sekadar menyegarkan ingatan Anda, Mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib Radiyallahu anh, bahwa: "Memperlakukan anak harus sesuai dengan masanya. Masa tujuh tahun pertama perlakukan anak bagaikan raja. Tujuh tahun kedua perlakukan anak bagai tawanan perang, artinya harus disiplin. Dan pada tujuh tahun ketiga perlakukan anak sebagai sahabat..".

Tak perlu dijabarkan panjang lebar mengenai cara mendidik anak, karena buah hati adalah cermin daripada diri Anda. Dan pernyataan berikut, memanglah tidak merujuk dari hasil survey ataupun diambil dari hasil pengamatan/analisa pakar psikologi. Hanya tiba-tiba saja muncul diingatan, bagaimana mengenali sosok anak yang terlahir sebagai seorang pemberani.

Coba perhatikan buah hati Anda saat tertidur. Kebanyakan anak pada umumnya, jika tertidur kelopak matanya benar-benar rapat tertutup, sampai-sampai lentik bulu matanya membuat sejuk siapapun yang memandang. Beda dengan anak yang memiliki jiwa seorang pembela, saat tertidur; kelopak matanya tidak menutupi semua kornea mata atau tidak rapat menyentuh bagian bawah dari bulu mata.

Biasanya, jika kita melihat, mungkin Anda akan berkata: "Ini anak.. tidur apa tidak ya?", karena itu tadi, kelopak mata tidak rapat saat tertidur (seperempat dari mata tidak tertutup). kebiasaan ini dibawanya terus hingga ia tumbuh menjadi sesosok muslim yang tangguh (dewasa). Tidak mudah berkedip/kaget (jarang berkedip; interval/rentang waktu berkedip beda dengan anak seusianya)

Kebiasaan tidak berkedip ini dapat dilatih dengan menggunakan cabai/lombok. Kebetulan ada tetangga yang bergabung di perguruan silat bernama Sin Lam Ba. Beliau menceritakan, gunanya untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gerakan musuh. Dan melatih kepekaan/ketahanan mata terhadap pengumbar-pengumbar aurat yang apabila dilihat oleh mata lelaki, secara reflek, mata tidak berkedip dan mulut tiba-tiba menganga (rahang tiba-tiba lemas serta air liur menetes ke bawah). Seperti, Pocong, Jin dan mahluk-mahluk tak kasat mata lainnya.
Tapi saat kenaikan sabuk, mereka di lepas satu per satu di hutan/gunung, dibekali 3-5 biji korek api dan teman-teman yang jadi pocongnya.. lucu.. sampai-sampai Neneknya juga dipanggil.. he.he.he..
Hanya Dia-Lah yang Maha Mengetahui, sebagai penutup Tanda Anak Pemberani. Menunggu datangnya the next generation, Salahudin al-Ayyubi, pembebas bumi Palestina. Save al-Aqsha and Liberate Palestine..!
Read More

22 Nov 2014

Rahasia Si Babi dan Si Ayam

Rahasia Si Babi dan Si Ayam

Rahasia Si Babi dan Si Ayam - Kisah ini diambil dari dialog seorang ulama besar, Muhammad Abduh dengan seorang yang mempertanyakan pengharaman babi dalam Islam. Peristiwa ini terjadi di Perancis, di mana bagi masyarakat setempat, daging babi adalah makanan sehari-hari. (Foto/Google search).

Sang penanya mengajukan argumentasi, "Kalian mengatakan bahwa babi haram karena babi memakan sampah dan mengandung cacing pita, mikroba-mikroba serta bakteri juga ada di dalam babi. Hal itu sudah tak ada lagi, karena babi diternak dalam peternakan modern dengan kebersihan yang terjamin, juga prosesnya steril. Bagaimana mungkin babi-babi itu terjangkit cacing pita atau bakteri dan mikroba lainnya?" .

Syekh Muhammad Abduh saat itu tak menjawab buru-buru. Beliau meminta untuk dibawakan dua ekor ayam jantan dan satu ekor ayam betina. Syekh Muhammad Abduh juga meminta dua ekor babi jantan dan seekor babi betina. Lalu beliau berujar "Saya akan perlihatkan pada kalian sebuah rahasia".
Maka dilepaslah dua ekor ayam jantan dan seekor ayam betina dalam satu kandang. Tak perlu waktu lama, dua ekor ayam jantan bertarung dengan hebatnya untuk mendapatkan betina, hingga satu di antaranya kalah. Kini giliran Si Babi. Dua ekor babi jantan dan seekor babi betina dilepas dalam kandang yang sama. Namun, kali ini semua menyaksikan pemandangan yang berbeda.
Babi jantan yang satu membantu sesama jantan untuk melampiaskan hasrat seksualnya pada babi betina tanpa rasa cemburu, tanpa harga diri atau keinginan untuk menjaga dan membela babi betina. Yang artinya, Seorang laki-laki, tanpa rasa cemburu melihat dan membiarkan isterinya bersama laki-laki lain. Seorang bapak membiarkan anak perempuannya bersama laki-laki lain tanpa perasaan was-was. Kemudian Syekh Muhammad Abduh menegaskan kepada si penanya tadi, bahwa itulah sifat-sifat yang menular dari babi bagi siapa saja yang memakannya.

Beda lagi kalau di kampung saya, ayam jantan dijadikan sarana buat menghasilkan uang. Dua ekor ayam jago diadu. Dengan memasang pisau di kaki yang sudah dilumuri dengan racun. Cara mengikat pisau inipun diperlukan orang khusus. Saat ayam jago dilepas, maka pisau yang telah terpasang di kaki ayam mulai saling beradu melalui dua ekor ayam jantan ini sampai berdarah-darah. Semakin banyak luka semakin seru diliatnya. Hikmah apa yang Anda petik di dalamnya?
Read More

Pesan Pak Menteri Anis Baswedan

Pesan Pak Menteri Anis Baswedan

Anies Baswedan: Apakah Anak-Anak Kita Sekolah? - Menurut Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah Anies Baswedan, saat ini seharusnya kita berpikir bagaimana membuat umat ini kuat, bukan berpikir apa yang dikerjakan oranglain pada umat. (Foto/Google search).
Waktu kita hanya dihabiskan untuk memikirkan agenda oranglain. Lalu apa agenda kita?. Saya tidak suka orientalis. Karena tahu agenda mereka. Agenda kita ke depan adalah melakukan koreksi pada umat.
Mengenai sarjana Muslim yang mengikuti studi keislaman di barat, kata Anies, itu bukan urusan kita. Yang menjadi concern adalah bagaimana kita memiliki manajemen yang bagus, kerja kongkret, perkuat basis umat dan sebagainya.
Ketika kekuatan Islam global terbentang dari Maroko sampai Maluku, dunia iri melihat kekuatan Islam. Bukankah yang menopang dakwah Islam dari Maroko sampai Maluku adalah kekuatan ekonomi, melalui basis perdagangan. Kalau tidak memiliki kekuatan ekonomi, barangkali dakwah Islam tidak sampai ke Maluku.
Menurutnya, hendaknya kita melihat dari perspektif persamaan, jangan melihat perbedaan, karena bisa mengganggu Ukhuwah Islamiyah. Anies mengaku sering ditanya tentang konspirasi terhadap umat Islam. Ia menjelaskan, jangan terpukau dengan pembicaraan seperti itu.
Yang terpenting adalah apakah anak-anak kita sekolah, belajar agama dan disiapkan masa depannya dengan baik atau tidak?. Umat akan tumbang, ketika kita berbicara berjam-jam tentang konspirasi, tapi anaknya terperangkap narkoba. Selamatkan dulu dirimu dan keluargamu dari api neraka. Kita harus menyusun prioritas yang benar
Read More

25 Oct 2014

Cara Memperlakukan Anak Menurut Ali bin Abi Thalib

Cara Mengisi Berita Acara Klaim Selisih Kurang BBM Untuk Spbu

Bagaimana Cara Memperlakukan Anak - Masalah besar adalah kumpulan dari masalah kecil. Hujan besar biasanya dimulai dari rintik gerimis. Siapa sangka anak yang kita timang-timang hari ini, 20 tahun kemudian akan menjadi orang besar. Maka jangan sepelekan hal kecil.

Islam memandang anak sebagai perhiasan dunia, jaminan bagi orangtua di hari kiamat dan aset masa depan umat. Anak memiliki tujuh hak, yaitu hak hidup, mendapatkan nama yang baik, penyusuan dan pengasuhan, mendapatkan kasih sayang, mendapatkan perlindungan dan nafkah dalam keluarga dan mendapatkan kebutuhan pokok sebagai warga negara.

Mengutip perkataan Ali bin Abi Thalib, memperlakukan anak harus sesuai dengan masanya. Masa tujuh tahun pertama perlakukan anak bagaikan raja. Tujuh tahun kedua perlakukan anak bagai tawanan perang, artinya harus disiplin. Dan pada tujuh tahun ketiga perlakukan anak sebagai sahabat.

Selain itu, orangtua juga harus memahami perkembangan anak lewat ilmu pengetahuan. Misalnya memahami perkembangan otak anak. Karena pemisahan fungsi otak kiri dan otak kanan pada rentang usia, ternyata berbeda. Jangan heran bila Anda memiliki anak di bawah usia 18 tahun dan sulit diatur, itu adalah karena otak belakangnya memang belum tersambung.
Fase-fase pertumbuhan anak adalah pada usia 0 - 6 tahun pertama merupakan masa pengasuhan anak dengan fitrah kasih sayang pada anak. Karena itu jangan sekali-kali membentak anak.
Pada usia 0 - 3 tahun adalah masa tumbuh secara maksimal sel otak, gerak dan masa peniru yang baik. Karena itu jangan biarkan anak menonton di depan TV, karena dapat merusak sel jaringan otaknya dengan gerakan-gerakan yang terlalu cepat.
Usia 0 - 15 tahun adalah Golden Age. karena itulah kebanyakan ulama-ulama pada masa dahulu, sudah hapal al-Qur'an pada usia 9 tahun.

Sungguh disayangkan, ternyata hal-hal yang membuat anak tidak berkembang secara baik adalah karena perilaku orangtua seperti ucapan orangtua yang tidak selaras dengan perbuatan. Tidak bisa membedakan antara tegas dan keras, menjatuhkan hukuman ketimbang pujian. Terlalu menasehati dan membohongi anak. Tak salah bila dikatakan peradaban dibangun dari kamar tidur Anda sendiri.
Read More