Showing posts with label Dunia Spbu. Show all posts
Showing posts with label Dunia Spbu. Show all posts

3 Apr 2016

Cara Bongkar As Pompa Spbu

Bagi teman-teman Spbu yang mengalami keanehan suara pada mesin dispenser Tatsuno ketika dijalankan atau dipakai. Ada kemungkinan itu disebabkan oleh as pompa sudah aus sehingga terdengar suara bergemuruh. Tanda-tanda ke-aus-an pada as pompa, bisa dilihat dari ditemukannya serbuk putih/silver di bawah roda mesin atau dudukan mesin. Apalagi bila mesin pompa sudah berumur dan sering terpakai saat minyak akan mengalami kekosongan stok.

Bila berencana membuka sendiri, lakukanlah dengan hati-hati dan pelan-pelan. Karena yang perlu diperhatikan adalah antara kelistrikan pompa dan minyak di dalamnya. Terlebih lalu lintas kendaraan yang melewati mesin ketika pompa terbuka. Pilih jam-jam di mana kendaraan agak sepi. Untuk masalah teknis seperti ini teman-teman mungkin sudah paham maksudnya.

Silahkan perhatikan gambar di bawah. Gambar pertama adalah tempat as dan gambar di sebelahnya adalah as pompa yang melekat pada cakram. Sebenarnya, cara membuka as sama dengan langkah membuka lahar pada mesin pompa, bukanya gampang; cara pasangnya yang sulit karena terkadang mesin tidak mau berputar.

Cara Bongkar As Pompa Spbu Cara Bongkar As Pompa Spbu

Jadi harus bongkar lagi susunan pemasangannya dengan terus melumasi bagian-bagian isi pompa dengan solar sampai gir cakram berputar. Berikut langkah-langkah membuka as-nya,

  • Siapkan kunci 13. Matikan koneksi listrik pada mesin atau per dilipat/tekuk ke dalam guna menghindari keluarnya minyak ketika mesin sedang dibongkar. Dimulai pada bagian mesin yang terdapat tali pambel

  • Kendorkan mur pada roda kecil hitam. kemudian lepas tali pambel, lalu buka mur roda tempat tali pambel melingkar. Untuk membuka mur roda, gunakan kunci pas atau kunci inggris untuk menahan. Caranya, biarkan kunci tergantung ke bawah dan tahan kunci dengan kaki, setelahnya itu putar roda tempat tali pambel tadi dengan tangan pada arah berlawanan

  • Bila sudah, lepaskan roda dan perhatikan plastik hitam pelapis yang melekat pada ujung as pompa. Di bawwahnya ada ring yang bisa berputar, Buka sekrup yang tertanam di dalamnya memakai kunci 'L'. Berhubung sekrup ini cukup kecil, hati-hati jangan sampai hilang. Sampai pada langkah ini, yang terlihat tinggal bagian as saja karena semuanya sudah dilepaskan

  • Selanjutnya, silahkan perhatikan kembali gambar yang ditandai dengan angka satu di atas. Lepaskan semua baut yang melekat, tarik keluar secara perlahan sampai keliatan semua bagian-bagian di dalamnya. Isi di dalamnya bisa Anda lihat melalui gambar DI SINI

Maka nampaklah seperti pada gambar kedua di atas. Sekali lagi, perhatikan susunan isi di dalamnya. Kalau bisa, photo susunannya (;ditempat jauh, menghindari listrik statis) biar nanti tidak kebingungan saat merakit ulang.

Adapun cara melepas as yang masih melekat, sebaiknya bawa ke bengkel biar nanti dibukanya dengan alat khusus. Selanjutnya, As pompa yang sudah aus mau di bubut atau memakai as pompa baru, terserah dengan pilihan Anda.

Inilah sedikit informasi bagaimana cara bongkar as pompa spbu, khususnya pada mesin tatsuno, namun tidak menutup kemungkinan pada mesin merek lain pun, model bagian-bagian mesinnya seperti ini. Sekian, semoga dapat bermanfaat. (Foto/Gambar: Google Search)
Read More

9 Mar 2016

Pengertian Menera Ulang

Di Spbu, alat untuk mengukur takaran yang keluar dari mesin dispenser pompa apakah takarannya itu lebih atau takarannya kurang disebut Bejana Ukur. Kelebihan takaran terlebih kekurangan takaran tidak dibenarkan melewati batas yang ditetapkan oleh Badan Metrologi.

Sebelum Metrologi menera ulang mesin pompa spbu Metrologi terlebih dahulu menera bejana ukur milik spbu memakai bejana ukur yang dibawanya sendiri. Kemudian dilanjutkan melepas segel yang melekat di flowmeter mesin pompa untuk selanjutnya di tera ulang. (Foto/Gambar: Google Search)

Pengertian Menera Ulang

Tera ulang dilakukan setahun sekali (bila belum berubah). Tetapi tidak menutup kemungkinan di rentang waktu selama setahun tersebut kadang cairan yang dikeluarkan mesin pompa melebihi daripada batas toleransi. Bila hal ini terjadi, maka pengelolah spbu bersurat ke Badan Metrologi agar mesin pompa distabilkan lagi. Begitupun sebaliknya, bila mengalami kekurangan yang melewati batas toleransi.

Tera ulang atau biasa disebut kalibrasi ulang adalah memperbaharui alat ukur dengan menandainya dengan mengganti segel lama yang melilit pada meteran mesin pompa spbu yang diikuti dengan pemeriksaan pergeseran takaran yang keluar dari mesin pompa. Setelahnya itu, memasang stiker jangka waktu kalibrasi ulang selanjutnya yang ditempel di mesin pompa spbu.

Sedangkan menurut UU nomor 2 tahun 1981 pasal 1.q Pengertian menera ialah hal menandai dengan tanda tera sah atau tanda tera batal yang berlaku, atau memberikan keterangan-keterangan tertulis yang bertanda tera sah atau tanda tera batal yang berlaku,

Dilakukan oleh pegawai-pegawai yang berhak melakukannya berdasarkan pengujian yang dijalankan atas alat-alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya yang belum dipakai.

Selain pompa dispenser spbu, badan metrologi juga melakukan pengujian dan peneraan ulang takaran pada mesin loading di depot pertamina. Sekaligus menera ulang kompertemen tangki yang memuat bahan bakar minyak ke spbu.

Pegawai yang ditunjuk untuk melakukan tera ulang disertai dengan surat tugas. Sekian
Read More

12 Feb 2016

Syarat-Syarat Dari Auditor Untuk Operator

Dalam memberikan penilaian, Auditor Pasti Pas betul-betul memperhatikan hal-hal kecil yang mungkin saja tak terpikirkan sampai di situ. Mulai dari kode warna pembeda dari masing-masing produk hingga retakan pada lalu lintas jalan - keluar masuk kendaraan di dalam Spbu.

Begitu pula bila memberikan penilaian pada operator. Memang bila diperhatikan gerak-geriknya, auditor seakan-akan tidak peduli. Namun ketika pemeriksaan kualitas dan kuantitas di mesin pompa, maka perhatiannya mulai tertuju kepada operator. (Foto/Gambar: Google Search)

Syarat-Syarat Dari Auditor Untuk Operator

Yang paling ditekankan auditor saat menilai operator adalah bagaimana operator tersebut berkomunikasi dengan baik ketika melayani konsumen, utamanya penerapan 3S operator harus terdengar jelas serta bagaimana mengarahkan konsumen sehingga kendaraan yang masuk ke spbu teratur.
Selain dari apa yang disebutkan di atas, keseragam dari semua operator perlu diperhatikan seperti topi dipakai, tas uang dipakai, sepatu dan kaos kaki berwarna hitam. Karena ketika salah satu yang dominan ini tidak terlihat atau terlepas dari badan, misalnya ada topi tetapi hanya di pegang di tangan atau disimpan di tempat lain, maka kemungkinan nilai operator bisa dapat 'F'.
Juga apabila salah satu operator yang jaga pada hari auditor datang tidak terlihat di tempat tugas (mesin dispenser). Begitupun saat operator setiap selesai transaksi, sebaiknya kalau bisa menyerahkan print out dari hasil penjualan jika memang memiliki print out.

Ada ID card/Sulaman nama operator beserta nama spbu harus jelas dan terpasang dengan rapi. Pulpen, baju berada di dalam dan semua terkancing. Potongan rambut operator terlihat rapi serta memakai wewangian.

Syarat-syarat penilaian dari auditor Intinya yakni keseragaman semua operator. Bila kebetulan auditor datang pada jam pergantian shift, segerakan untuk melakukan briefing. Jadi, lolosnya spbu menuju spbu pasti pas memang sulit, hanya saja harapan itu tetap ada selama penilaian auditor tidak ada yang bernilai 'F'.
Read More

Contoh Menghitung Susut Harian Spbu

Bagi teman-teman yang masih bingung mengisi buku laporan harian atau mencoba menghitung berapa besaran susut yang dialami selama satu hari kerja. Dikarenakan belum pernah mengikuti pelatihan yang diadakan oleh Pertamina Training Centre (PTC). Melalui tulisan ini, mencoba memberikan satu contoh bagaimana mengisi pembukuaan harian susut.

Kalaupun nantinya ada perbedaan dari gambaran pembukuan di hadapan teman-teman, ini sehubungan dengan tidak adanya sama sekali format lembaran pengisian pembukuannya. Begitu pula dengan bagaimana cara-cara pengisian untuk pembukuan lain, silahkan kirimkan lembar formatnya via email (kontak).

Contoh Menghitung Susut Harian Spbu
Contoh di bawah adalah bagaimana cara menghitung susut 2 (dua) tangki premium dengan memakai dispenser pompa 4 (empat) nozzle. Perlu diingatkan, bahwa perhitungan susut hari ini didasari dari penjualan operator shift pagi kemarin sampai berakhirnya shift malam pada pagi hari ini.
Premium Tangki 1
NozzleTeller AwalTeller AkhirSelisih
110001001000200100
210005001000900400
TOTAL500
Nozzle 1 dan 2 terhubung dengan tangki satu premium. Rumusnya; nomor teller akhir dikurangi nomor teller awal sama dengan selisih. Total keseluruhan merupakan banyaknya penjualan (liter) yang dijual operator pada tangki satu, yakni 500 liter.

Nomor teller awal diambil dari catatan nomor teller operator saat akan memulai penjualan pagi atau pergantian shift malam ke pagi. Biasanya dituliskan di buku penjualan yang dipegang oleh operator sendiri. Sedangkan nomor teller akhir diambil ketika shift malam berakhir.

Dengan kata lain, nomor teller terakhir yang dicatat shift malam (pagi ini) dikurangi nomor teller awal yang dicatat oleh shift pagi (kemarin). Dan di antara tenggang waktu shift pagi sampai berakhirnya shift malam, ada penerimaan bbm/pembongkaran sebanyak 16.000 liter.

Selanjutnya, stok sondingan pagi tangki pendam kemarin (stok awal) sebanyak 1.000 liter (;setelah ketinggian sondingan dikonversi dari tabel kalibrasi tangki). Dan stok sondingan tangki pendam hari ini sebanyak 16.411 liter
Bila semua data telah diketahui, seperti total penjualan/pembelian premium dari shift pagi sampai shift malam 500 liter, jumlah penerimaan sebanyak 16.000, stok sondingan pagi kemarin 1.000 liter dan stok sondingan hari ini sebelum operator menjual adalah 16.411 liter
Rumus mencari susut yaitu; Stok sondingan pagi kemarin ditambah jumlah penerimaan bbm kemarin dikurangi total penjualan dari shift pagi sampai akhir shift malam (nomor teller) sama dengan hasil susut menurut hitungan. Lalu stok sondingan tangki hari ini dikurangi hasil susut menurut hitungan. Untuk lebih jelasnya;

1.000 liter (+) 16.000 liter (-) 500 liter = 16.500 liter. Dan 16.411 liter (-) 16.500 liter = - 89 liter. Jadi, susut harian di tangki 1 (satu) Premium yakni minus 89 liter.

Selanjutnya, menghitung susut pada tangki 2 (dua) Premium.

Premium Tangki 2
NozzleTeller AwalTeller AkhirSelisih
310003001000600300
410009001001050150
TOTAL450
Stok sondingan pagi tangki pendam kemarin = 8.720 liter. Penerimaan bbm = 0 liter, penjualan = 450 liter dan stok sondingan pagi ini = 8.775 liter.

8.720 (+) 0 (-) 450 = 8.270. Maka, susut harian pada tangki dua adalah 8.755 (-) 8.720 = +35 liter .

Sekali lagi, bahwa kunci perhitungan susut harian didasari dari berapa stok pagi kemarin, berapa total penjualan operator selama seharian (1 kali 24 jam), berapa mobil truk tangki yang bongkar dan berapa sisa stok pada hari ini.
Read More

10 Feb 2016

Buka Rahasia Sopir Tangki Nakal Kencing Di Jalan

Pengaruh kondisi cairan minyak di dalam kompertemen truk tangki yang menyesuaikan ketinggian daripada ijek baut tera, membuat spbu semakin terpuruk dalam mengontrol susut (losses). Bukannya menyudutkan ataupun menyalahkan awak truk tangki semata. Berhubung penyebab susut bisa datangnya dari takaran mesin pompa yang ples, oknum di dalam spbu itu sendiri, bahkan bisa juga ada permainan terselubung antara oknum depot pertamina dengan oknum awak truk tangki.

Dari pengakuan oknum awak truk tangki mengatakan, bahwa sebenarnya bukan minyak spbu yang diambil, tetapi minyak pertamina. Di mana saat loading, ketinggian minyak dilebihkan atau ditambahkan beberapa liter di atas baut tera. Tambahan ketinggian inilah yang nantinya diambil saat diperjalanan.

Buka Rahasia Sopir Tangki Nakal Kencing Di Jalan

Oknum sopir tangki sebelum melakukan aksinya, ia terlebih dahulu mencari orang yang mau mengambil hasil 'kencing' dari tangki. Berpura-pura ganti angin bila sasarannya adalah bengkel-bengkel, membeli makanan atau sekadar membeli rokok bila sasarannya adalah warung-warung ataupun kios-kios di pinggir jalan dengan menjadi pelanggan tetap. Hal-hal tersebut dilakukan untuk mencari perhatian serta menjalin keakraban.
Setelah dianggap sudah tidak ada lagi kecanggungan, si oknum sopir tangki mulai membuka penawaran. Minyak boleh diambil duluan dan bayarnya setelah minyak sudah laku semua. Jikalau di depan bengkel/kios sudah menjual minyak botol eceran, ia memberi di bawah daripada harga pembelian.
Peluang 'kencing' di jalan bukan hanya dari mengambil minyak dari dalam kompertemen tangki. Tetapi diambil dari sisa minyak pembongkaran dari spbu atau sisa dari perusahaan. Masalahnya, sisa-sisa minyak ini tidak wajar, mulai dari 30 liter sampai seribu liter tergantung deal dari masing-masing oknum yang bermain di spbu maupun perusahaan industri yang melibatkan banyak orang. Hasil penjualan dibagi sesuai dengan peran masing-masing.

Kapal tanker juga demikian pabila mengantarkan minyak, tanpa diketahui masyarakat luas, minyak hasil 'kencing' tanker itu dikumpul kemudian dijual kembali. Sangat disayangkan memang, perputaran keuntungan lebih banyak 'dimakan' oleh oknum-oknum yang bermain di dalamnya tanpa memperdulikan bahwa hasil bumi diperuntukkan untuk hajad orang banyak seperti yang tertuang dalam UUD 1945.

Pertamina selaku penyalur bbm tlah melakukan berbagai upaya pencegahan terjadinya pencurian minyak oleh oknum-oknum pengantar bbm. Namun, selalu saja masih ada celah bagi orang-orang yang bermental seperti ini. Olehnya itu, pengelolah spbu dituntut agar lebih jeli memperhatikan dan mempelajari tindak tanduk orang-orang di sekitarnya.
Read More

5 Feb 2016

Bagaimana Melamar Sebagai Driver Tangki BBM

Melamar pekerjaan sebagai awak sopir tangki bbm, berarti harus siap pulang di luar daripada jam kerja normal dan tidak dibatasi oleh hari libur Nasional. Inilah konsekuensi dari profesi dibidang pelayanan publik yang mesti diketahui sebelumnya.
Pergi pagi pulang subuh, anak berangkat sekolah kita masih terlelap tidur. Waktu berkumpul bersama isteri pada malam hari berkurang. Jadi untuk mensiasatinya, pada hari Sabtu atau Ahad, anak-isteri dibawa. Itupun jangan sampai ketahuan dari perusahaan. Kalau tidak begini, anak bisa kehilangan figur seorang Bapak (Model sopir yang baik).
Bagaimana Melamar Sebagai Driver Tangki BBM

Pada dasarnya memasukkan permohonan lamaran untuk menjadi sopir tangki sama dengan melamar pekerjaan lain. Hanya saja posisi sopir tangki terbatas dilihat dari berapa banyak armada yang bergerak melayani spbu atau perusahaan.
Mungkin ada anggapan, bahwa truk tangki ataukah kapal tanker yang selama ini melayani Spbu dan depot itu semuanya adalah milik Pertamina.
Pada awalnya, pihak Pertamina mempercayakan semua pelayanan pengangkutan bbm kepada perusahaan/pengusaha yang telah memiliki nomor agen penyalur minyak. Pengusaha diberi kesempatan memasukkan kendaraannya sekaligus mendaftarkan sopir yang nantinya mengawaki.

Di sini, manajemen perusahaanlah yang memutuskan siapa yang nantinya diutus untuk mengawaki truk tangki tersebut. Meski begitu, gaji sopir ditentukan perusahaan sesuai dengan besaran penghasilan dari truk yang dikontrak pertamina; tergantung dari kebijakan masing-masing perusahaan pengangkutan.

Kalau untuk saat ini, sopir yang pernah direkomendasikan perusahaan, kini dialihkan dan penggajiannya telah ditanggung oleh kontraktor rekanan pertamina. Dengan kata lain, sopir milik perusahaan pengangkutan tlah berpindah tangan menjadi sopir rekanan pertamina. Sedangkan armada perusahaan, dikontrak oleh rekanan Pertamina sesuai dengan syarat kelayakan kendaraan.

Itulah mengapa, yang mengisi posisi driver kebanyakan dari sopir-sopir tangki yang sebelumnya adalah sebagai awak tangki perusahaan pengangkutan. Selain mengawaki tangki, ia pun sebagai penghubung antara pemilik kendaraan dengan rekanan Pertamina sesuai isi draft perjanjian tentang pertanggungjawaban kendaraan apabila mengalami kerusakan atau kecelakaan.

Kesimpulannya, silahkan memasukkan permohonan Anda ke perusahaan pemilik kendaraan pengangkutan. Ataukah memasukkan pula lamaran Anda ke rekanan pertamina yang menangani masalah pemuatan bbm. Perwakilan kantor beralamatkan di area depot pertamina juga. Namun jangan berharap banyak, karena yang diutamakan adalah orang pribumi atau orang yang berada di area depot pertamina.

Apalagi lingkup pertamina memang masih sarat akan kekeluargaan. Kalau bukan keluarga terlebih bila tidak mempunyai relasi yang berpengaruh di dalamnya, maka peluang untuk dapat pekerjaan sangat kecil (kolusi). Kontraktor rekanannya saja itu adalah para pensiunan petinggi pertamina yang membentuk organisasi yang disebut PATRA.
Read More

23 Jan 2016

Penjelasan Bagian-Bagian Truk Tangki Pertamina

Karoseri tangki truk, didesain sedemikian rupa menurut fungsi yang disesuaikan pula dengan besar kecil truk yang membawanya. Bila diperhatikan, wadah dari cairan bbm maupun tangki truk gas itu kedua-duanya berbentuk oval yang tidak memiliki sudut.

Penjelasan Bagian-Bagian Truk Tangki Pertamina

Ini adalah tangki berkapasitas 16 Kl atau setara dengan 16.000 liter. Memiliki dua lubang di atasnya, di mana tiap lubang masing-masing berisi 8.000 liter. Wadah penyimpanan ini disebut kompertemen tangki yang diberi sekat atau batas pemisah. Tujuannya agar memperkecil guncangan cairan ketika truk berjalan, sehingga truk mudah dikendalikan. Meski demikian, kecepatan truk dibatasi antara 45 km/jam sampai dengan 60 km/jam.

Lubang kompertemen tangki disebut ‘Menhole’. Penutup menhole sendiri didesain layaknya cara membuka minuman kaleng, jadi benar-benar rapat. Namun tetap dihubungkan dengan pipa penguapan. Di dalam menhole terdapat tanda batas cairan bbm yang disebut ijek baut tera atau jarum tera. Jarum baut tera berbentuk segitiga runcing; Pernah lihat ujung tombak? Seperti itu bentuknya.
Untuk dapat naik ke atas tangki, tentunya dibutuhkan tangga. Tangga tangki ada yang letaknya di belakang, tengah dan ada juga yang berada di antara kompertemen tangki dan kepala truk tangki.
Truk tangki dilengkapi dua hingga tiga pemadan api ringan (APAR) 9/12 kg. Dua berada di belakang, terpasang di sebelah kiri dan kanan di antara kompertemen tangki dan kepala truk tangki. Sedang satunya lagi di dekat awak tangki/ruang kemudi. Bagian LK3 depot pertamina, tidak akan mengijinkan truk tangki loading, apabila APAR dalam keadaan cacat atau ada salah satu kelengkapan APAR itu tidak ada.

Penjelasan Bagian-Bagian Truk Tangki Pertamina

Kemudian di dasar tangki ada lubang untuk keluar-masuknya minyak. Ada yang letaknya tepat di tengah-tengah dan ada juga berada di ujung maupun di belakang dekat sekat yang masing-masing diberi klep keong atau penutup lubang. Penutup lubang ini, memakai sistem tekanan angin (hidrolik). Bila tuas angin ditarik/didorong, maka penutup lubang akan terbuka/menutup.

Selanjutnya pada bagian samping kiri dan kanan tangki truk terdapat pipa besi tempat selang bongkar, kendati Spbu memiliki selang pembongkaran sendiri. Lalu pada bagian atas pipa, ada yang dinamakan selendang tangki . Diberi warna tertentu sesuai jenis cairan bahan bakar di dalamnya. Kuning berarti premium, abu-abu berarti minyak solar, pertamax-biru, pertamax plus-merah, pertalite-putih, kerosine (minyak tanah) dan avtur.

Khusus untuk truk tangki yang melayani perusahaan industri, dicat berwarna biru semua dan ditambahkan keranjang pada bagian atas tangki sesuai permintaan dari pihak perusahaan. Sebagai pengaman (safety) ketika dilakukan pemeriksaan ketinggian cairan maupun pengambilan sample bbm.

Sebelah kiri bawah truk tangki, ada berupa kotak almari tempat penerimaan bbm saat truk akan bongkar di Spbu. Di dalamnya ada pipa penyaluran cairan (pipa bongkar) yang tersambung dengan masing-masing kompertemen. Ada tuas atau tombol on/off klep angin seperti yang telah disebutkan sebelumnya.

Penjelasan Bagian-Bagian Truk Tangki Pertamina

Ujung pipa bongkar dibungkus dengan Bottom Loading. Diibaratkan semacam krang air yang juga diberi tuas 'kopling' untuk membuka lubang pipa. Sebelum proses penerimaan bbm di Spbu, bottom loading masih dalam keadaan tertutup oleh API Dust Cap yang disegel. Kemudian saat akan proses pemeriksaan kualitas serta kuantitas bbm, baru API Dust Cap ini dibuka untuk selanjutnya dipasangi Unloading Coupler atau dibiasa disebut juga dengan moncong babi.

Demikian informasi seputar bagian-bagian dari truk tangki pertamina. Kurang lebihnya mohon dimaafkan, dikarenakan keterbatasan pengetahuan yang dimiliki. Sekian

Read More

15 Jan 2016

Bagaimana Menjadi Operator Spbu

Operator adalah ujung tombak Spbu. Baik operator, maka baik pula tanggapan orang terhadap Spbu. Begitupun sebaliknya, jika pelayanan Operator buruk tentu konsumen akan berpikir dua kali untuk kembali membeli di Spbu. Dengan kata lain, tingkah laku operator merupakan cerminan dari keseluruhan Spbu.

Bagi Anda yang punya niat untuk bekerja sebagai operator Spbu, ataukah sekadar mencari informasi apa-apa saja yang dilakukan oleh operator. Berikut ini akan diuraikan secara singkat beberapa hal penting yang berkenaan/diperhatikan apabila menjadi seorang operator Spbu. (Gambar/Foto: Google Search)
Bagaimana Menjadi Operator Spbu

Operator spbu harus cakap dalam hal hitung-hitungan dan mempunyai daya tahan ingatan yang kuat. Permasalahan yang kerapkali timbul di Spbu, dikarenakan operator ataupun konsumen bingung berapa uang tlah diserahkan atau yang diterima setelah transaksi pembelian selesai (;tukar menukar uang), sehingga adu mulut pun tak dapat dihindari. Biasanya rawan terjadi pada jam-jam membludaknya konsumen. Terutama pada bagian shift kendaraan bermotor.

Kesalahan mencatat nomor penjualan (nomor teller) saat pergantian shift. Ini juga yang menjadi salah satu pemicu hilangnya kekompakan antar operator. Pemahaman tentang perputaran teller di mesin dispenser diperlukan, di mana karakter masing-masing orang itu berbeda-beda. Sama halnya ketika menghadapi keluhan konsumen.
Pemimpin shift mengatur waktu pergantian operator pada jam istirahat agar aktifitas penjualan tidak terganggu. Selain itu, biasanya operator memanfaatkan waktu istirahatnya ketika truk tangki sedang melakukan pembongkaran dan ketika kendaraan mulai terlihat sepi.
Untuk menjadi operator spbu secara garis besarnya ia terlebih dahulu diajarkan bagaimana cara memfungsikan mesin pompa. Menjalankan sistem pelayanan 3S yakni senyum, salam dan sapa. Dan tentunya ditunjukkan langsung oleh operator yang bertugas pada hari itu. Artinya, lebih banyak praktek langsung daripada teori.

Bila perusahaan pemilik spbu ataupun spbu pertamina telah menerima sebagai operator. Anda akan diikutkan pada program pelatihan operator agar memahami lebih jauh lagi apa-apa saja tugas dari operator. Mungkin untuk saat sekarang, pelatihan-pelatihan tersebut sudah jarang dilakukan.

Adapun rutinitas lain di samping menjual bbm; secara bergantian operator akan diberi tugas untuk melakukan pengukuran stok di tangki pendam (sonding bbm). Mengambil uji kualitas sampel bbm yang disebut SG, tera harian mesin pompa dan menuliskan nomor totalisator penjualan di buku operator setiap memulai maupun pada akhir pergantian shift untuk menghitung berapa penjualan yang didapatkan.

Perlu diketahui, bahwa spbu merupakan pelayanan publik. Olehnya itu, terkadang pada hari-hari libur Nasional Anda mungkin saja mendapat giliran jaga. Tetapi, hal-hal seperti ini masih bisa disiasati.
Read More

14 Jan 2016

Cara Memperbaiki Nozzle Spbu dan Bahayanya Apabila Tidak Diperbaiki

Kerusakan alat memang tidak bisa dihindari. Dikarenakan pemakaian secara berulang-ulang dan terus menerus, mengakibatkan daya tahan daripada alat tersebut berkurang sehingga mau tidak mau harus diganti ataupun diperbaiki. Begitu halnya dengan nozzle mesin pompa yang berada di Spbu.

Nozzle sebagai salah satu alat bantu utama dalam menyalurkan cairan bbm melalui mesin dispenser pompa. Dan yang bersentuhan langsung dengan kendaraan konsumen, memang patut mendapatkan perhatian. Bagaimana pabila konsumen saat mengisi bbm di Spbu dan melihat nozzle yang dipegang oleh operator sudah tidak terbungkus lagi; apa tanggapan mereka.

Cara Memperbaiki Nozzle Spbu dan Bahayanya Apabila Tidak Diperbaiki
Kerusakan yang sering ditemui di nozzle antara lain; seperti pembungkus bodi nozzle (insulator) robek, moncong nozzle (spout) berlubang, klep otomatis nozzle sudah tidak berfungsi lagi dan keretakan pada bodi nozzle yang menyebabkan terjadinya kebocoran saat melakukan penjualan. Dari kerusakan-kerusakan tersebut kemungkinan besar dapat menganggu proses penjualan, bahkan rawan kebakaran.
Tidak memasang pembungkus bodi nozzle. Meskipun terbuat dari bahan yang bukan dari pengantar arus listrik. Namun, bahaya listrik statis dari kilatan petir di musim penghujan sangat rawan bagi operator yang kebetulan sedang mengisi bbm. Itulah mengapa, sebaiknya aktifitas penjualan dihentikan sejenak. Mengingat dampaknya bukan hanya pada dispenser pompa, tetapi lebih ke keselamatan operator yang bertugas pada hari itu.

Moncong nozzle berlubang/sobek. Selain tidak bagus dilihat; moncong nozzle yang sudah sobek di atas maupun di bawah, akan membuat konsumen meragukan takaran yang keluar dari pompa karena melihat kondisi nozzle. Padahal sesungguhnya tidak demikian. Hal-hal seperti inilah yang perlu dijaga demi meminimalisir dugaan-dugaan miring terhadap spbu. Indikasi Self Servis Spbu; Minimnya kepercayaan masyarakat.

Tidak berfungsinya klep otomatis nozzle. Ini diakibatkan karena seringnya nozzle jatuh dan sobeknya moncong nozzle. Maka, nozzle sudah tidak bisa lagi menahan tekanan cairan dari dalam tangki kendaraan konsumen. Cairan bbm pun luber/tumpah keluar (Pengisian dengan pembelian 'full'). paling banyak dipertanyakan fungsi klep nozzle tersentak-sentak; Indikasi Self Servis Spbu.

Mungkin ada di antara spbu apabila mendapati kondisi seperti ini, maka nozzle langsung diganti seperti halnya kami dahulu. Namun seiring berjalannya waktu, di mana losses menjadi fenomena tersendiri bagi spbu. Nozzle-nozzle yang tadinya cuma tersimpan begitu saja di gudang, dikumpulkan kemudian mencari bagian-bagian nozzle mana saja yang bisa difungsikan.

Seperti moncong nozzle yang robek diganti dengan moncong nozzle yang lama yang klep otomatisnya masih berfungsi. Dan cara menggantinya pun cukup mudah. Buka sekrup/baut yang tepat berada di ujung kondom bodi nozzle. Untuk lebih jelasnya, silahkan diperhatikan gambar yang ditandai dengan tanda panah. Bila masih terbungkus, memang tidak keliatan. Tusuk saja pakai obeng plus dan kendorkan. Atau lepas kondomnya terlebih dahulu.

Setelah moncong terlepas, jangan lupa karet hitam di dalamnya. Cara memasang moncong setelah ditukar yakni, bersihkan lubang bodi nozzle lalu karet gelang hitam dipasang di moncong bukan di dalam bodi nozzle. Tekan sambil putar hingga memang dirasa sudah rapat betul. Bila cara pasangnya bagus, cairan bbm tidak akan keluar melalui itu.

Lain halnya dengan bodi nozzle, sekali mengorek isi-isinya kecil peluang untuk bisa difungsikan kembali. Bisa saja dipakai, tetapi cairan bbm kemungkinan akan merembes melalui salah satu bagian-bagian yang dibuka. Tetapi ada juga bodi nozzle yang dibuat permanen.

Dengan mengetahui dampak serta bagaimana cara memperbaiki nozzle spbu. Diharapkan kedepannya, spbu akan tetap menjaga dan memberikan pelayanan maksimal kepada konsumen.
Read More

9 Jan 2016

Penjelasan Cara Melihat Tera Mobil Tangki BBM

Tera tangki adalah merupakan jumlah nilai batas hitungan cairan yang ditentukan berdasarkan hasil pengukuran dari Badan Metrologi. Untuk mendapatkan nilai kapasitas tangki bbm, Metrologi menggunakan beberapa alat bantu ukur.

Alat bantu ukurnya memakai tongkat ukur yang biasa disebut mistar ukur atau deepstik. Bejana ukur berkapasitas seribu liter (1 ton; relatif) berbentuk seperti panci besar yang di bawahnya diberi krang tempat keluarnya cairan. Bejana ukur 10/20 liter, Waterpass dan Salib ukur. (Gambar/Foto: Google Search)

Penjelasan Cara Melihat Tera Mobil Tangki BBM

Tera untuk setiap truk tangki itu berbeda-beda, dilihat dari kapasitas kompertemen tangki. Karena ada mobil tangki yang berkapasitas 5.000 liter, 8.000 liter, 16.000 liter, 24.000 liter dan 32.000 liter. Artinya, Dalam 1 (satu) truk tangki; diambil contoh berkapasitas 32.000 liter, terdapat 2 (dua) kompertemen yang masing-masing berjumlah 16.000 liter. Atau tangki 24.000 liter, terdapat 3 (tiga) kompertemen berkapasitas 8.000 liter.

Kalau disederhanakan, satu mobil tangki ada yang memiliki 2-3 kotak yang terbungkus oleh plat besi berbentuk oval. Diibaratkan 1 (satu) rumah memiliki 2-3 kamar/petak, Kompertemen inilah yang ditera. Meskipun berada dalam satu mobil, tetapi biaya tera dihitung per kompertemen di dalamnya.
Selanjutnya, hasil tera dari Metrologi dituangkan ke selembar kertas yang tentunya tlah ditandatangani dan distempel. Tera tangki dapat dilihat pada lembaran ini (lembar Tangki Ukur Minyak; TUM). Dan harus selalu dibawa oleh awak tangki, walau hanya berupa Photocopy saja.
Melihat lembar hasil tera tidak sama dengan melihat nilai/angka hasil ujian. Pada lembaran hasil pengukuran (tera TUM), terdapat kode T1 dan T2; di mana T1 merupakan batas ketinggian dari bibir menhole sampai ke ijek baut tera/jarum tera. Sedangkan T2 sendiri, dimulai dari dasar plat kompertemen tangki hingga ke jarum tera atau ijek baut tera. Untuk lebih jelasnya, perhatikan gambar berikut;

Penjelasan Cara Melihat Tera Mobil Tangki BBM

Ketinggian T2 inilah yang menjadi patokan kapasitas truk tangki. Misal, pada lembar tera dituliskan T2 = 140, 88 (7,99999); (diimaginasikan, tidak memiliki contoh lembar tera truk tangki). T1, menghitung ruang kosong sekaligus untuk mengetahui kepekaan minyak dengan memakai salib ukur. Maksudnya, kepekaan batas cairan bbm yang menyentuh jarum/ijek baut tera antara T1 dan T2, dilihat dari sifat minyak.

Gambar pertama yang diberi tanda warna hijau terang di atas, selain bertuliskan jumlah kapasitas tangki; dituliskan pula ketinggian cairan bbm sesuai hasil tera (;tergantung dari kebijakan masing-masing depot pertamina). Dengan adanya tulisan ketinggian cairan ini, maka awak truk tangki tak perlu lagi menunjukkan buku tera kepada pihak Spbu ketika akan melakukan pembongkaran bbm. Tinggal mencocokkannya saja, apabila memang ada keraguan atas tulisan ketinggian tersebut.
Read More

Keterangan Detail Dari Arti LO di Depot Pertamina

Penggunaan dan pemanfaatan teknologi seperti jaringan internet memang begitu mempermudah aktifitas dalam suatu perusahaan maupun bidang-bidang usaha lainnya. Tidak mengenal batas; yang tadinya dikerjakan melalui proses panjang serta memakan banyak waktu, kini dikerjakan secara efektif. (Photos by Nasrul)

Keterangan Detail Dari Arti LO di Depot Pertamina

Bila diflashback kebelakang perjalanan panjang sampai dibuatnya LO, setelah transaksi pembelian bbm (Amprah) selesai. Lembaran A1 diantarkan langsung ke depot.

Namun tidak sesederhana ini, bagaimana dengan Spbu yang jaraknya jauh dari Depot Pertamina. Sementara pihak bank sendiri saat itu, belum memprioritaskan pembelian bbm dari spbu. Syukur-syukur kalau sudah akrab dengan teller, maka proses amprah bisa cepat selesai.
Akhirnya, A1 yang menjadi lembaran bukti pembelian bbm, kerapkali terlambat diproses di depot. Akibatnya, ketahanan stok bbm spbu sedikit demi sedikit akan terkuras, bahkan mengalami kekosongan.
LO adalah singkatan dari Loading Order. LO dibuat ketika laporan pemberitahuan pembelian bbm spbu (koneksi server Bank dan Pertamina) sudah masuk. Bagian distribusi/penyuplaian depot langsung mencetak lembar LO sesuai pembelian spbu yang diamprah hari itu; untuk direncanakan pengirimannya pada keesokan harinya.

Namun apakah kebijakan dispensasi masih berlaku. Di mana, pembelian hari ini dapat disuplai hari itu juga. Spbu ataupun perusahaan industri mendapatkan keringanan/kemudahan. Tentunya terlebih dahulu membuat permohonan tertulis, mengapa meminta dispensasi bbm.

Pada hari pengiriman bbm ke spbu. LO akan diberikan ke awak/sopir tangki beserta lembar DO (delivery order) dan segel yang disesuaikan dengan permintaan banyaknya pengiriman dan kapasitas tangki yang mengantar bbm ke spbu.

LO adalah sebagai lembar pengantar pengisian bbm (loading). Sekuriti tidak akan mempersilahkan truk tangki masuk ke pengisian, sebelum memperlihatkan lembar LO ini. Begitu juga setelah berada di area loading.

Selanjutnya setelah selesai pengisian, LO diambil oleh bagian pengisian depot atau ditinggalkan di getkeeper untuk dibukukan/dilaporkan, bahwa hari itu telah dilakukan pengiriman bbm ke spbu/perusahaan industri melalui nomor polisi truk tangki, kapasitas, nomor segel beserta awak sopir tangki yang dituliskan juga di lembar pengiriman.
Read More

3 Jan 2016

Berkas-Berkas Yang Harus Ada Ketika Audit Pasti Pas

Dengan disandangnya predikat pastipas bagi spbu, berarti pelayanan terhadap konsumen adalah yang utama. Mulai dari menerapkan 3S hingga menjaga mutu serta kuantitas bahan bakar minyak yang ada di spbu. Pertaminapun tidak tinggal diam hanya sampai di sini, dengan membentuk tim indipenden yang bertugas mengawasi sejauh mana spbu tersebut konsisten dengan apa yang telah disandangnya itu. Tim independen ini disebut Auditor Pasti Pas.

Namun begitu, walaupun pertamina melalui spbu yang merupakan ujung tombak dari program-program pertamina sudah menerapkan aturan-aturan demi menjaga kepercayaan masyarakat, tetap saja kepercayaan itu tidak mudah diraih. Sekali saja melakukan kekeliruan, maka akan tetap seperti itu jadinya. Karena sudah ter-mindset pada pikiran konsumen (tidak semua konsumen). (Gambar/Foto: Google Search)

Berkas-Berkas Yang Harus Ada Ketika Audit Pasti Pas

Spbu self service atau konsumen spbu belajar angkat nozzle sendiri yang memang jauh hari sebelum self servis diberlakukan di beberapa tempat, pertamina sudah merancang program pelayanan sendiri ini. Itulah, mengapa pernah dipublish (alamat link di atas), agar suatu waktu pertamina menerapkannya konsumen dapat mencari dan menemukan bagaimana cara angkat nozzle sendiri.

Kembali ke pokok bahasan, Auditor pastipas spbu terbagi dalam beberapa tim tergantung dari banyaknya spbu di suatu wilayah. Terdiri dari tiga orang, bahkan ada yang bergerak secara perorangan. Waktu kedatangnyapun terkadang tidak dapat diprediksi. Mereka memasuki spbu seakan-akan/menyamar sebagai konsumen spbu yang hendak membeli.

Oleh karena itu, seharusnya antar spbu satu dengan spbu lain tetap berkomunikasi sehingga spbu yang belum dikunjungi tetap waspada, karena satu kesalahan yang ditemui di lapangan akan berakibat atau peluang untuk lolos semakin berkurang.

Adapun saat pemeriksaan, untuk berkas-berkas apa saja yang ditanyakan oleh auditor antara lain:
  • Buku Totalisator Harian/Bulanan

Bukan buku yang dipegang operator, tetapi isian buku totalisator harian dari shift awal sampai shift terakhir. Agar buku ini terlihat diperbaharui, segera pindahkan totalisator terakhir (hari kemarin) pada lembar/halaman selanjutnya (tertanggal hari ini). Jangan membuat alasan saat ditanya auditor, bahwa shift terakhir belum selesai.
  • Buku Persediaan BBM Setiap Tangki Pendam
Sebaiknya memperhatikan stok harian, kekosongan stok akan memperburuk lembar penilaian.
  • Buku Kualitas BBM Setiap Tangki Pendam
Sama halnya dengan point di atas, jangan sampai stok bbm kosong. Bagaimana auditor memeriksa/uji kualitas dan kuantitas jika stok bbm di spbu dalam keadaan kosong.
  • Buku Form Keluhan Pelanggan
Ada Spbu yang mengisi ada juga yang tidak. Bila memilih mengisi form keluhan, upayakan keluhan yang diisi konsumen sudah ditanggapi atau sudah direspon oleh pihak spbu dan telah ditempel di buku keluhan pelanggan beserta tanggal, hari, bulan dan tahun penyelesaian.
  • Buku Pemeriksaan Sumur Pantau
Dalam sebulan, diisi sebanyak 4 (empat) kali. Juga harus lengkap dengan hari, tanggal, bulan dan tahun. Apabila sudah ada informasi kedatangan auditor, lakukan pemeriksaan pada tanggal buku apakah tanggal tertulis tidak terlambat atau terakhir pemeriksaan dilakukan pada bulan sebelumnya.
  • Buku Laporan Kerusakan
Kalau memang ada kerusakan pada pompa maupun fasilitas/sarana umum bagi konsumen, silahkan diisi dan akan menambah nilai tersendiri.
  • Form-Form Checklist Housekeeping
Diisi/contreng setelah melakukan aktifitas yang tertulis di lembar housekeeping.
  • Lembar Slip Gaji Karyawan
Lembar slip gaji juga tak lepas dari pemeriksaan. Apakah gaji karyawan spbu sesuai dengan standar gaji yang dikeluarkan oleh pemerintah (UMP/UMR).

Jadi, inti dari setiap pemeriksaan ialah apakah buku-buku tersebut sudah diperbaharui sesuai hari, tanggal, bulan dan tahun kejadian. Terlambat sehari saja, misalkan tanggal hari ini, tetapi di buku masih tertulis tanggal kemarin. Sekali lagi diingatkan bahwa auditor tidak butuh alasan, ia hanya melihat apa yang sebenarnya terjadi hari itu.
Read More

20 Nov 2015

Bagaimana Cara Kerja Dispenser Pertamini

Assalamualaikum; Saya Mahasiswa D3 Metrologi Instrumentasi ITB. Salah satu mata kuliah saya yang notabene berkecimpung di bidang metrologi. Maaf sebelumnya kalau saya akan memberondong dengan banyak pertanyaan. Begini, saya ingin tahu lebih lanjut mengenai dispenser yang ada di pertamini (pertamina mini). Terima kasih sebelumnya atas waktu dan kesediaannya untuk membaca dan mungkin akan menjawab pertanyaan saya.
  1. Bagaimana cara kerjanya?
  2. Secara konstruksi dispenser bedanya apa dengan dispenser biasa
  3. Apakah dispenser pada pertamini juga ditera/tera ulang?
  4. Kalo iya, bagaimana cara tera/tera ulangnya?
Bagaimana Cara Kerja Dispenser Pertamini

Wa 'alaikum salaam!, Sebelumya saya juga ucapkan banyak terimakasih kepada Anda, karena bersedia mampir untuk membaca tulisan saya. Sekaligus mohon maap karena baru sempat balas.

Menjawab:

Pertamina mini lahir ~ bermula dari kreatifitas masyarakat melihat peluang usaha bila dibandingkan menjual bbm dengan eceran botol di jalan. Tapi sesungguhnya, model penjualan seperti Pertamini sudah ada sejak dulu. Ada yang dinamakan APMS dan PSPD.

Penyalur Solar Pemerintah Daerah (PSPD) atau Agen Premium Minyak Solar (APMS) dibentuk untuk melayani masyarakat yang berada di daerah yang tidak terjangkau oleh pelayanan Pertamina melalui Spbu. Utamanya, nelayan dan daerah pertanian yang tentunya membutuhkan bbm untuk menjalankan mesin-mesin usahanya.

Dan yang memegang penjualan APMS dan PSPD adalah Badan Usaha yang telah terdaftar sebagai agen resmi Pertamina; Sekarang tlah diambil alih oleh Pemerintah Daerah.

Cara kerja Dispenser:
Cukup sederhana, tentunya Anda tak mungkin lupa saat membeli minyak tanah (kerosin) di Pangkalan. Silahkan diperhatikan susunan gambar berikut;
Bagaimana Cara Kerja Dispenser Pertamini

Pada gambar pertama di atas, ini adalah tempat penyimpanan cairan bbm berkapasitas kurang lebih 220 liter. Pada gambar selanjutnya, ini adalah alat untuk menghisap/menyedot cairan yang berada di wadah penyimpanan persegi yang dihubungkan oleh pipa yang dulunya dipakai oleh pangkalan-pangkalan minyak tanah (kerosin).

kemudian cairan bbm diteruskan atau disimpan ke gelas ukur berkapasitas 5 liter untuk disimpan sementara. Gelas ukur yang diberi tulisan angka nol sampai lima merupakan batas/range perliternya sekaligus sebagai penunjuk pembelian.

Gambar selanjutnya, selang dan nozzle. Merupakan tahap akhir proses penyaluran cairan bbm.

Secara konstruksi dispenser bedanya apa dengan dispenser biasa:

Perbedaannya; Dispenser Pertamini semua dikerjakan secara manual, sedang dispenser Spbu dihubungkan dengan sistem elektronik/kelistrikan.

saat operator Spbu melayani pembelian atau mengangkat nozzle, dinamo mulai menyedot cairan yang ada ditangki pendam bersamaan dengan berputarnya tongkat totalisator yang melekat pada flowmeter; berubahnya angka penunjukan harga pada disply dan seterusnya. Untuk penjelasan lebih detailnya silahkan baca cara kerja dispenser spbu untuk membandingkan lebih jauh lagi.

Apakah dispenser pada pertamini juga ditera/tera ulang?

Bejana ukur ada yang berkapasitas 10 liter dan 20 liter. Sedangkan Pertamini kapasitas penampungan di gelas ukur hanya 5 liter. Jadi, jawabannya tidak. Kecuali, Pertamini sudah dinyatakan sebagai alat ukur oleh Badan Metrologi dan tentunya melalui proses kelayakan pakai seperti pada dispenser Spbu

Untuk cara meneranyapun tidak berbeda jauh dengan menera mesin pompa Spbu. Yakni, memakai bejana ukur. Inilah sedikit informasi mengenai Pertamini. Sekian
Read More

8 Oct 2015

Contoh Cara Membaca Bejana Ukur

Bejana Ukur adalah wadah untuk mengetahui kurang-lebihnya takaran cairan bbm yang keluar dari nozzle mesin pompa dalam hitungan mililiter. Menghitung benda cair khususnya bbm, berbeda bila menghitung kelebihan maupun kekurangan dari benda padat. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi takaran, dilihat dari sifat bbm itu sendiri. Sehingga dalam hal ini pihak Pertamina maupun Badan Metrologi Daerah/Nasional menetapkan batas-batas toleransi, terlebih kekurangan yang keluar dari pompa bbm.

Contoh Cara Membaca Bejana Ukur

Bila curiga dengan takaran yang keluar dari mesin pompa Spbu, Anda dapat mempergunakan cara ini. Batas toleransi jika mengukur dengan bejana 10 liter yakni, 0,0050 mililiter. Sedangkan, bila memakai bejana 20 liter 0,0025 mililiter setara dengan seloki; tutup botol air mineral. Tapi bagi Spbu yang mengikuti program pasti pas menyetel flowmeternya (dilakukan oleh Badan Metrologi) di titik 0,0000 mililiter.

Point yang perlu diperhatikan sebelum mengukur yaitu, mengetahui mana skala tetap, posisi cairan bbm di tabung`gelas ukur bejana serta mana skala bergerak (lihat gambar 1). Dan angka-garis arsir (titik koordinat) yang tertulis pada skala tetap/bergerak. Angka Nol ke atas; + 0,0010, 0,0020, 0,0030 dan seterusnya. Begitupula sebaliknya; Nol ke bawah berarti Minus (-).

Contoh Cara Membaca Bejana Ukur

Acuan utama penghitungan/cara membaca bejana ada pada skala bergerak '0'. Seperti pada gambar di atas, apabila angka Nol skala bergerak bertemu atau sejajar dengan angka Nol pada skala tetap (tidak bergerak), maka dibaca 0,0000 mililiter. Berarti takaran cairan yang keluar PAS.

Contoh Cara Membaca Bejana Ukur

Contoh cara membacanya; Setelah cairan bbm dimasukkan ke bejana ukur sebanyak 10/20 liter. Yang pertama diperhatikan adalah posisi cairan pada gelas ukur. Selanjutnya, dorong/gerakkan kemudian sejajarkan ujung skala bergerak ke cekungan cairan bbm di gelas ukur. Angka Nol skala bergerak melewati berapa garis dari angka Nol skala tetap. Atau angka nol skala bergerak berada di garis keberapa yang dihitung dari titik nol skala tetap.

Misalkan pada gambar menunjukkan, angka nol skala bergerak berada di garis kedua di bawah titik nol skala tetap. Yang artinya, pembacaan takaran cairan bbm yang keluar dari pompa yakni, - 0,0020 ml (minus, nol koma nol nol dua puluh mililiter).

Contoh Cara Membaca Bejana Ukur

Contoh berikutnya pada gambar di atas, apabila titik nol skala bergerak berada di atas pada garis kelima dari titik nol skala tetap, maka dihasilkan ukuran takaran yaitu + 0,0050 ml (Plus, nol koma nol nol lima puluh mililiter).

Namun, apabila saat pengukuran; angka nol skala bergerak berada di tengah-tengah garis. Misalkan garis angka nol skala bergerak, tidak sejajar dengan garis atau berada di antara garis, maka pembacaannya ditambahkan ataupun dikurangi setengah ml. Misal 0,0050 menjadi +/- 0,0045 ml. Urutan antara garis satu kegaris atas/bawah/selanjutnya dipecah lagi. +/- 0,0010 ml; +/- 0,0015 ml; +/- 0,0020; 0,0025 dan seterusnya. Silahkan dipraktekkan..
Read More

3 Oct 2015

Bagaimana Bertindak Tegas Terhadap Sopir Tangki Nakal

Memberi saran maupun nasihat sangatlah mudah, dikarenakan yang memberi nasehat belum tentu pernah mengalami hal serupa. Bertindak tegas khususnya kepada sopir tangki nakal sama halnya dengan membengkokkan pohon yang tlah tua, sulit namun dapat diarahkan. Itupun bila Anda masih ingin melihat sopir tangki nakal itu menjadi lebihbaik.

Tegas tidak selamanya harus membentak, apalagi kita hidup bermasyarakat. Sekarang, mungkin waktunya Anda di atas belum tentu ke depannya Anda masih bertahan di posisi yang sama dan pastilah ada alasan tersendiri sopir berbuat demikian.

Bagaimana Bertindak Tegas Terhadap Sopir Tangki Nakal

Sopir tangki yang suka nakal terhadap Spbu ataupun perusahaan akan mempelajari karakter orang-orang yang ada di lapangan, mempelajari suhu; sifat bbm maupun truk tangki yang diawaki. Misalkan, Spbu/Perusahaan yang dituju jaraknya berapa kilometer, apabila suhu panas ketinggian cairan bbm di tangki naik berapa senti dan apabila cuaca mendung ataupun hujan cairan bbm turun berapa senti.

Ini akan ia pelajari saat kali pertama bongkar di tempat Anda. Mencoba mengambil perhatian baik Anda, tapi ada juga yang diam saja. Namun saat menegurnya, ia malah menyerang balik dengan alasan-alasan yang masuk akal.

Pernah ada sopir tangki yang memuat M. Solar di tempat kami. Cuaca sedang panas-panasnya, ketika menhole dibuka ternyata ketinggian tidak sesuai (sudah tidak wajar) dengan tinggi cairan yang tertera di lembar pengiriman dari depot (DO); Kekurangan solar kuranglebih 30 liter. Dan memang saat diperiksa, tangki banyak ditemui kejanggalan.

Saat itu kami langsung menghubungi perwakilan yang berada di Depot untuk komplain, mencatat siapa nama sopirnya, nopol truk tangki dan memberitahukan kejanggalan-kejanggalan yang ditemui saat pembongkaran. Si Sopir ini mulanya tetap bertahan dengan alasan kekurangannya. Tapi ketika akan menghubungi pihak depot, ia bermohon agar jangan dilaporkan dan mau mengganti kekurangannya.

Namun laporan komplain sudah diterima oleh pihak depot dan sopir tangki harus tetap mengganti kekurangan dengan mengambil solar/bbm pemakaian mobil tangki. Padahal jarak untuk kembali ke depot sekitar 80 kilometer. Jadi sudah tidak peduli lagi bagaimana cara ia kembali, konsekuensinya harus diterima. Keesokan harinya sopir ini dipecat.

Pernah juga diperdaya oleh sopir tangki, setiap bongkar; datang dengan wajah yang tak lepas dari senyum, ramah tanpa dosa sama sekali. Ketinggian cairanpun sesuai dengan DO dan tepat waktu, karena jarak antara Spbu dan Depot cukup dekat. Tapi saat menghitung susut harian untuk mobil yang bongkar ini, kenapa selalu susutnya besar serta tidak ada yang aneh pada segel.

Kata orang; biar bagaimanapun, bau busuk itu akan tercium juga. Setelah sedikit demi sedikit memeriksa mobil tangki akhirnya kami menemukan kesalahannya. Ternyata, Si Sopir tangki memakai Trik Spesial dan hari itu juga dipecat.

Mengatasi sopir tangki yang nakal kuncinya adalah pelajari, temukan kesalahannya dan berteman dengan sopir tangki yang baik. Pimpinan perusahaan Spbu juga harus tegas, disiplin dan mempunyai pengaruh di depot terlebih punya pengaruh di Pertamina. Dengan begini, sopir-sopir tangki yang akan bertindak aneh di Spbu menjadi segan.
Read More

1 Jul 2015

Penyebab Dinamo Pompa Dispenser BBM Sering Panas dan Berasap

Penyebab Dinamo Pompa Dispenser BBM Sering Panas dan BerasapMenurut salah satu teman, bahwa mengelolah sebuah Spbu bisa dibilang gampang - gampang susah. Terkadang kita dihadapkan dengan kondisi di mana kita jangan sampai lari dari masalah yang dihadapi, sesulit apapun itu. Karena di balik kesusahan, pasti di situ ada hikmah yang didapatkan. Memang kendala bukan saja dari dalam Spbu, namun kebanyakan datangnya dari luar.

Kata beliau; seringkali berurusan dengan aparat, akibat kelakuan teman - temannya sendiri yang memang mencoba bermain api. Sampai - sampai berlagak pahlawan 'pasang badan' demi kelangsungan aktifitas di Spbu. Dua kali dibuatkan BAP (berdarmawisata di hotel prodeo). Untung saja sifat Minyak Solar licin alias UUD.

Penyebab Dinamo Pompa Dispenser BBM Sering Panas dan Berasap

Tentang permasalahan di atas, rekan - rekan juga mungkin pernah mengalaminya. Seperti apa yang telah dituturkan oleh teman di atas tadi. Tapi cukuplah sampai di sini saja, berhubung katanya masih banyak pengalaman seru saat berada di lingkungan Spbu. Dan tulisan singkat ini sekadar menjawab pertanyaan dari salah satu rekan di Spbu, mengenai permasalahan terkait dengan dinamo pompa dispenser beliau yang sering panas dan berasap.

Pertanyaan:
Mas.. saya punya mesin merek Wayne Dinamonya. Sering panas dan berasap.. Kalau saya mau ganti dinamonya dengan yang ada di pasaran biasa dengan ukuran yang sama. Apa boleh tidak membahayakan? Atau ada khusus dinamo buat mesin dispenser minyak?

Jawaban:

Sebenarnya untuk masalah yang satu ini kurang paham Mas.. tapi coba Mas Asep periksa dinamonya.. biasanya kalau kondisi dinamo seperti yang mas tanyakan.. kendalanya karena anker lecet, atau lahar dinamo tidak mau berputar

Pada penutup belakang dinamo ada lahar. Kalau diputar dengan menggunakan tangan terdengar bunyi krek - krek, berarti Anker. Bila terdengar suara kresek - kresek, berarti laharnya yang pecah.. Akibatnya, dinamo berat berputar dan akan mengeluarkan asap.

Selanjutnya, tergantung mas asep saja apa mau diganti atau diperbaiki.. Jika diperbaiki, kemungkinan perhatian Mas akan sedikit tersita ke dinamo. Praktisnya sebaiknya diganti saja SESUAI dengan mesin dispenser, kalaupun bila memakai merk selain dari merk yang Mas Asep sebutkan juga tidak membahayakan selama dudukannya sama/pas dengan bodi.. Pada intinya cara kerjanya sama.

Demikian jawaban dari - Penyebab Dinamo Pompa Dispenser BBM Sering Panas dan Berasap dituliskan, semoga bermanfaat, utamanya bagi anda yang kebetulan mengalami hal yang sama. Dan telah dikonfirmasi ulang/cocokkan dari teknisi yang paham tentang cara kerja dinamo. sekian, Wassalam.
Read More

6 May 2015

Bagian - Bagian Dari Spbu

Bagi yang sedang mencari informasi (tugas sekolah) tentang Bagian - Bagian Dari Spbu - Melalui gambar serta keterangan di bawah, semoga dapat memberi sedikit informasi yang terbagi dalam 6 (enam) point tertentu saja. [Foto/Google Search]


Bagian - Bagian Dari Spbu

  1. Knopy, Langit - langit area penjualan Spbu.

  2. Tempat dudukan mesin dispenser pompa (alas, persegi panjang ataupun lonjong memanjang) Spbu ini disebut Pulau Pompa.

  3. Tiang berdiri yang diberi warna kuning, abu-abu dan biru adalah Pipa Penguapan Tangki Pendam.

  4. Tangki Pendam, yakni tempat menampung BBM Spbu. 3 dan 4 merupakan zona terbatas bagi umum yang biasa disebut Area Pembongkaran di Spbu.

  5. Oil Catcher atau jebakan minyak. Berfungsi untuk menahan tumpahan minyak.

  6. Totem.

  7. Yang memakai peci warna merah, baju ungu dengan kombinasi warna orange. Kalau yang ini, Security jadi-jadian. Siang Security, kalau malam Siska.

Demikian info singkat ini.
Read More

26 Apr 2015

Cara Sonding BBM di Spbu

Cara Sonding BBM di Spbu - adalah cara mengukur ketinggian cairan BBM di tangki pendam Spbu dan di tangki truk pengantar BBM. Pengukur ketinggian menggunakan mistar/tongkat ukur ini biasa disebut Deepstick. Pun saat melakukan pengukuran ketinggian, si pengukur tangki menggunakan pasta air dan pasta minyak untuk membantu pembacaan batas ketinggian saat mengukur. Namun, ada juga yang memakai kapur tulis selain pasta air dan minyak. [Foto/Google search]

Cara Sonding BBM di SpbuTangki Pendam. Adapun sebagai langkah awal, terlebih dahulu bersihkan deepstick sebelum diolesi pasta minyak dengan kain atau koran bekas. Jika hanya menggunakan satu tongkat ukur saja untuk semua produk BBM, ketahui di tangki pendam yang mana tidak diisi dan di tangki pendam mana yang sudah isi (dibongkar). Mulailah dari stok tangki yang paling rendah ke stok yang paling tinggi. Oleskan pasta air di pangkal tongkat ukur (bagian paling bawah) setinggi kurang lebih 5 sentimeter. Karena toleransi batas air di dalam tangki pendam, yakni 2 (dua) sentimeter.

Kemudian oleskan pasta minyak. Pengolesan pasta jangan terlalu tebal dan tidak menutupi deretan angka-angka pada tongkat ukur (separuh kena, separuhnya lagi tidak). Masukkan deepstik secara perlahan hingga menyentuh dasar tangki pendam, diamkan selama 3 (tiga) detik saja lalu tarik ke atas agar reaksi dari perubahan warna pasta minyak dapat bekerja. Upayakan saat memasukkan deepstik tidak terjadi slug (gelombang pada permukaan cairan).

Namun apabila tidak diketahui di tangki pendam mana yang stoknya paling sedikit (rendah). Mulailah dari produk premium (M.Solar paling terakhir/tergantung kondisi sondingan). Jika sudah melakukan penyondingan di tangki premium dan akan berpindah ke tangki solar, tidak usah mengolesi pasta minyak lagi cukup lap tongkat.

Sebenarnya Cara Sonding BBM di Spbu cukup mudah, tinggal bagaimana memahami cara kerjanya (kebiasaan dan dilakukan secara berulang-ulang). Dan yang terakhir, simpan tongkat di tempat yang rata dan tidak dalam posisi berdiri, karena akan membuat tongkat ukur cepat bengkok yang mengakibatkan keakuratan pengukuran menjadi berkurang.
Informasi ini sekadar dasar untuk dikembangkan lagi nantinya melalui sondingan demi sondingan. Ingat untuk selalu bekerja cerdas.
Read More

Batas Toleransi Kualitas BBM Dari Pertamina

Bagi rekan-rekan Spbu yang belum mengetahui berapa sebenarnya besaran batas- Batas Toleransi Kualitas BBM Dari Pertamina ataupun batas-batas kewajaran saat pemeriksaan. Baik itu dari tim Pertamina, Badan Metrologi maupun dari tim Independen Auditor Pasti Pas.

Batas Toleransi Kualitas BBM Dari PertaminaPembagian batas toleransi melalui tabel di bawah semoga dapat menjadi rujukan kedepannya, agar lebih memahami sejauh mana pengendalian losess yang diterapkan di Spbu. Dan mengingatkan, bahwa susut tidak dilihat dari satu sisi saja. Faktor internpun mesti diperhatikan sebelum melangkah ke mencari penyebab lain besarnya losess yang dialami.

Adapun untuk menghitung batas Kewajaran Susut, silahkan di baca di sini. Apakah susut yang dialami masih normal, kalaupun sudah melewati batas kewajaran sebaiknya segera mencarinya. (semoga tidak terjadi di Spbu Anda; pernah mengalami)

Penerimaan BBM Dari Truk TangkiTakaran Pompa (Metrologi)Auditor
+/- 0,0050 ml+/- 0,0050 ml atau +/- 0,0025+/- 0,0030 ml

Penerimaan BBM Dari Truk Tangki

+/- 0,0050 merupakan patokan dasar apakah menolak atau menerima pengiriman BBM. Artinya, density observasi (SG) saat konversi pengukuran di Tabel ASTM tidak lebih dari batas tersebut. Jangan sampai keliru memperhatikan 3 angka di belakang koma. Apabila lebih dari +/- 0,0050 BBM ditolak, Dan bila kurang dari +/- 0,0050 silahkan dibongkar.

Takaran Pompa (Metrologi)

Untuk Takaran dispenser Pompa. Yakni, +/- 0,0050 ml jika menggunakan bejana 10 Liter dan +/- 0,0025 ml apabila memakai Bejana 20 Liter. Lain halnya bila Spbu yang mengikuti Pasti Pas +/- 0,000 pada Bejana Ukur 10 Liter

Penyetelan takaran dan penyegelan Flow meter pada mesin dispenser pompa hanya dapat dilakukan oleh Badan Metrologi pada tiap tahunnya (tera tahunan).

Auditor

Auditor Pasti Pas, selain memeriksa batas-batas toleransi takaran pada dispenser pompa, Auditor juga akan memeriksa kualitas penerimaan BBM melalui uji mutu density (SG) pasca penerimaan BBM dari mobil tangki dan uji mutu density (SG) pada pagi hari yang tertulis di Buku Kualitas BBM di setiap nozzle yang mewakili tangki pendam.

Sebagai contoh, kemarin density observasi Premium pasca penerimaan BBM. Adalah, 0,712 dengan suhu observasi 33,5 derajat celcius. Dan setelah dikonversi di Tabel ASTM menjadi 0,7273. Atau 0,712/33,5 C = 0,7273.

Sedangkan pagi ini sebelum memulai penjualan, yaitu 0,718/27 C = 0,7279. Jadi selisih antara, 0,7279 (-) 0,7273 = +/- 0,0006. Berarti uji mutu bagus dan tidak melewati batas toleransi atau masih di bawah +/- 0,0030.

Namun apabila, seandainya auditor saat pembuktian kualitas menemukan hasil observasi 0,712/29 C = 0,7236. Maka hasil 0,7236 (-) 0,7273 = +/- 0,0037. Melewati batas toleransi atau berada di atas +/- 0,0030. Dapat dipastikan, pada lembar uji kualitas Spbu mendapat nilai 'F'
Sebagai tambahan, bahwa selain batas toleransi untuk kualitas BBM, ada juga batas toleransi pada penerimaan BBM. Jika telah mengetahui berapa persen batas toleransinya. Rumus yang digunakan yaitu Persen (X) Kompartemen = Min Liter. Min Liter inilah batas toleransi penerimaan. Lupa, apakah 0,05 persen atau 0,15 persen. Dan juga, batas toleransi saat pengukuran tangki pendam, yakni kadar air di tangki pendam 2 (dua) sentimeter. Tapi, ada baiknya tidak ada sama sekali. Utamanya yang sudah dapat mempertahankan predikat Spbu pasti pas
Antara Penerimaan kualitas BBM dari mobil tangki dengan Spbu, batas toleransi 0,0050 ml. Sedangkan, antara kualitas Spbu dan Auditor adalah 0,0030 ml. Sekian
Read More

Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu

Mesin dispenser pompa Spbu dibagi menjadi 2 (dua). Ada mesin pompa yang cara kerjanya mendorong cairan BBM dan ada yang sistem kerjanya menghisap cairan BBM dari tangki pendam. Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu - untuk pompa dorong terletak di dalam bak tangki pendam. Terpisah dengan badan dispenser tempat membeli BBM.

Sedangkan mesin jenis pompa hisap berada di dalam badan/bodi dispenser tempat membeli BBM. Jenis pompa hisap buatan jepang (Tatsuno) di bawah ini yang akan diurai secara garis besarnya saja. Pun untuk model, bentuk, bagian-bagian serta fungsi mesin pompa pada umumnya sama. Meskipun mesin pompa ada yang buatan dari Korea, Jerman dan seterusnya.
Bagi rekan-rekan Spbu yang ingin mencoba memperbaiki/mengganti as pompa yang sudah aus. Dan buat Adik-Adik Mahasiswa yang sedang menyusun tugas tentang alat ukur. (Foto/Gambar Google Search).
Pompa Hisap

Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu

Gambar di atas adalah mesin pompa dengan menggunakan 6 nozzle, di mana tiap mesin mewakili 2 nozzle. Dan tiap mesin meng-hisap cairan BBM di satu tangki pendam (satu mesin, satu tangki pendam). Nomor 1 (satu) = Mesin Penghisap, Nomor 2 (dua) = Dinamo pompa. Nomor 3 (tiga) = Flowmeter.

Flowmeter berfungsi sebagai pengatur takaran cairan BBM yang keluar melalui moncong nozzle. Nomor 4 (empat) = Selenoid Valve, berfungsi sebagai penerjemah antara permintaan pembeli (elektrik, panel display pompa) dengan cairan BBM yang akan keluar dari mesin pompa.

Dan Nomor punggung 5 (lima) = lupa namanya (travo?), berfungsi sebagai bodyguard, apabila ada tekanan/loncatan listrik dari luar dispenser yang mencoba mengganggu sistem kelistrikan (elektronik) di dalam dispenser pompa. Nomor punggung 5 (lima) ini diibaratkan baju (istilahnya, apa-apalah) bagi rumah yang disewa untuk bermain gaple, bila ada penggerebekan polisi, nah.. si nomor punggung 5 (lima) yang ditangkap, bukan yang bermain gaple-nya.

Selenoid Valve (4), Mesin Pompa Hisap tampak depan (1) dan Flowmeter (3)

Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu

No image, tali pambel yang menghubungkan antara Roda Dinamo dan Roda Mesin

Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu

Isi Dari Mesin Pompa Hisap, Nomor 1 (satu). Ada Gir Bintang David dan Bulan Sabit

Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu

Jika ingin mengganti as pompa yang melekat pada anker dan filter cairan BBM (saringan halus dan saringan kasar). . Gambar yang sebelah kiri = as + anker. Gambar yang sebelah kanan, yakni filter cairan BBM pompa. Di as pompa ada per (no image).

Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu Bagian - Bagian Mesin Pompa Spbu

Apabila membuka Bagian - Bagian Mesin Pompa, sebaiknya ketika dikeluarkan dari wadahnya, susun menurut urutannya. Jika saat pemasangan kembali roda tidak mau berputar, lumasi dengan minyak solar. Mungkin akan membutuhkan waktu yang lama saat pemasangan kembali.

Untuk pembersihan filter, jangan membiasakan membuka mur yang ada di bawah mesin. Pun saat mengencangkan baut, cukup dua kali bunyi saja. Apabila sudah terlihat rembesan cairan BBM, segeralah mengganti perpaknya (buat cetakan/duplikat) demi menjaga hal-hal yang tidak diinginkan. Sekian
Read More